500 Pesawat Kertas Diterbangkan Kenang BJ Habibie

Kompas.com - 13/09/2019, 09:49 WIB
Warga Mamuju Terbangkan Ratusan Pesawat Untuk Mengenang Tokoh Pelopor Dirgantara Indonesia, Bj Habibie KOMPAS.COM/JUNAEDIWarga Mamuju Terbangkan Ratusan Pesawat Untuk Mengenang Tokoh Pelopor Dirgantara Indonesia, Bj Habibie

MAMUJU, KOMPAS.com – Ratusan warga Mamuju, Sulawesi Barat, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Intelektual Mamuju, menerbangkan ratusan pesawat kertas untuk mengenang almarhum Presiden ketiga RI BJ Habibi sebagai tokoh pelopor industri dirgantara Indonesia, Kamis (12/9/2019).

Tak lupa warga juga menggelar doa bersama.

Baca juga: Cerita di Balik Pesawat N250 Rancangan BJ Habibie, Proyek Terhenti karena Krisis Moneter dan Terjegal IMF

Kegiatan yang digelar di Pelataran Anjungan Pantai Manakarra Mamauju, Kamis malam itu, dihadiri mahasiswa, siswa, serta tokoh masyarakat Mamuju.

Usai doa bersama, dilanjutkan dengan pelepasan ratusan pesawat kertas secara bersama – sama.

Ketua Forum Masyarakat Intelektual Rusdi menyebutkan, meninggalnya Habibibe membuat anak bangsa terpukul.

Mereka kehilangan tokoh inspiratif bangsa yang karyanya banyak diakui dunia.

“Kita tentu merasa kehilangan sosok ilmuan sederhana seperti BJ Habibie. Tokoh demokrasi, idola dan tokoh inspiratif yang banyak menjadi sumber motifasi warga bangsa," ujar Rusdi, Kamis.

Pelepasan 500 pesawat kertas ini untuk mengenang sekaligus ungkapan betapa mayarakat Mamuju turut berduka cita yang mendalam atas kepergian sosok inspirasi bangsa, tokoh ilmuan yang banyak mencerahkan anak bangsa bahkan dunia.

Usai pelepasan 500 pesawat kertas, kegiatan dilanjutakan dengan pemutaran film Habibie dan Ainun. 

Baca juga: Kisah 7 Surat Ibunda BJ Habibie, Ungkapkan Kerinduan hingga Nasihat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Regional
Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Regional
Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Regional
Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Regional
Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Regional
Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X