10 Jejak BJ Habibie di Seluruh Negeri, Nama Bank Mandiri hingga Monumen Cinta di Parepare

Kompas.com - 13/09/2019, 05:33 WIB
FOTO DOKUMENTASI. Menteri negara Riset dan Tekonologi Prof.Dr.B.J. habibie (kanan) menjelaskan model pesawat terbang dari berbagai jenis dalam suatu pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Ian Sinclair (tengah) di ruang kerja Menristek di Gedung BPP Teknologi Jakarta, Selasa (14/01/1983). ANTARA FOTOFOTO DOKUMENTASI. Menteri negara Riset dan Tekonologi Prof.Dr.B.J. habibie (kanan) menjelaskan model pesawat terbang dari berbagai jenis dalam suatu pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Ian Sinclair (tengah) di ruang kerja Menristek di Gedung BPP Teknologi Jakarta, Selasa (14/01/1983).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ada yang istimewa di makam BJ Habibie usai pemakaman yang berlangsung Kamis (12/9/2019).

Ada dua pesawat kertas hasil origami di atas taburan kembang di atas pusara Presiden ke-3 RI tersebut.

Dua pesawat kertas itu diletakkan oleh peziarah untuk pria yang dikenal sebaagi teknokrat kelas wahid dalam bidang kedirgantaraan itu.

Baca juga: Ada Pesawat Kertas di Makam Habibie

Bukan hanya di pusara Habibie, masyarakat Pare-pare meletakkan karangan bunga di depan Monumen Cinta Habibie Ainun di alun-alun kota kelahiran BJ Habibie tersebut.

Pantauan Kompas.com di sekitar lokasi monumen, tampak sejumlah warga tak kuasa menahan air mata. Mereka bersedih lantaran Sang Pahlawan Demokrasi kini telah tiada.

Bacharudin Jusuf Habibie lahir di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia lahir di rumah dinas ayahnya, Abdul Jalil Habibie yang saat itu bertugas sebagai PNS Dinas Pertanian.

Rumah itu kini menjadi milik keluarga pejuang Usman Balo. Di rumah itu, pemilik rumah masih menyimpan ranjang dan lemari kayu milik Habibie.

Baca juga: Ranjang dan Lemari Kayu Habibie Kecil yang Masih Tersimpan Rapi di Parepare

"Kamar Habibie, masih seperti dulu. Ranjang dan lemari beliau masih tersimpan rapi," kata Rio Usman Balo, anak pemilik rumah, Rabu (11/9/2019).

Ranjang besi dan lemari kayu merupakan saksi bisu Habibie kecil senang bermain pesawat-pesawatan sepulang sekolah.

Habibie yang sempat tinggal di Jerman itu telah meninggalkan banyak jejak sejarah di seluruh negeri.

Selain telah menciptakan Pesawat N250 Gatot Koco yang tersimpan di Bandung, Habibie juga tidak bisa dilepaskan dari sejarah Batam, Kepulauan Riau.

Baca juga: Warga Parepare Berduka, Karangan Bunga Berdatangan ke Monumen Cinta Habibie Ainun

Berikut 10 jejak BJ Habibie di seluruh negeri:

 

1. Pesawat N250 Gatot Koco di Bandung

Pesawat N250KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Pesawat N250
Pesawat N250 Gatot Koco masih tersimpan rapi di salah satu hanggar milik PT Dirgantara Indonesia (DI) yang dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN).

Pesawat tersebut diluncurkan Habibie pada 10 Agustus 1995 setelah ia kembali ke Tanah Air.

Hari peluncuran pesawat N250 diperingati sebagai Hari Tekhnologi Nasional.

Saat Kompas.com berkunjung ke hanggar Delivery Service PT DI, Rabu (11/9/2019), pesawat kebanggaan Indonesia ini terlihat masih sangat mulus. Cat warna putih berpadu garis biru tampak mengkilap.

Sementara di sisi kiri sebelum hidung pesawat, gambar tokoh wayang serta tulisan "Gatotkoco" juga masih terawat baik dan tidak mengelupas.

"Ini pesawat N250 yang asli yang pertama kali diterbangkan perdana pada tahun 1995," kata Plt Sekretaris Perusahaan PT DI, Irlan Budiman, saat ditemui di hanggar, Kamis (12/9/2019).

Sayangnya pesawat tersebut sudah tidak bisa terbang karena sejak tahun 1998 mesinnya tidak pernah dinyalakan. Selain itu, pesawat tersebut tidak memiliki izin terbang.

"Tidak bisa terbang sejak 1998 karena memang tidak pernah dinyalain mesinnya. Kalau gambar wayang Gatotkoco masih asli. Bodinya pernah kita cat ulang satu kali," jelasnya.

Baca juga: Pesawat N250 Gatotkoco Karya BJ Habibie, Riwayatmu Kini...

 

2. Pesawat R80

Presiden Ketiga RI BJ Habibie menunjukkan miniatur pesawat R80 ke Presiden Joko Widodo di Puspitek, Tangerang, Senin (13/4/2015). Pesawat itu rencananya akan dibuat oleh Regio Aviasi Industri yang ingin dimiliki Habibie. KOMPAS.com/Sabrina Asril Presiden Ketiga RI BJ Habibie menunjukkan miniatur pesawat R80 ke Presiden Joko Widodo di Puspitek, Tangerang, Senin (13/4/2015). Pesawat itu rencananya akan dibuat oleh Regio Aviasi Industri yang ingin dimiliki Habibie.
Habibie memperkenalkan rancangan pesawat R80 pada tahun 2013 lalu.

Pesawat R80 sendiri merupakan pesawat yang dirancang untuk penerbangan jarak pendek dengan kapasitas angkut 80-90 penumpang.

Rencananya pesawat R80 akan diproduksi massal pada tahun 2024.

Putra sulung Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, Ilham Akbar Habibie berharap agar pesawat R80 yang dirancang ayahnya bisa betul-betul terwujud.

Ilham menuturkan, ayahnya begitu berambisi menciptakan pesawat terbang untuk Indonesia, lantaran negara ini begitu luas dan dijejali belasan ribu pulau.

"Sangat banyak diperlukan pesawat. Saya kira itu jelas, bukan karena hobi Bapak. Dalam hal ini, Bapak sudah mulai dan menciptakan 1 pesawat baru yang belum tuntas, namanya R80. Itu salah satu contoh yang masih perlu dan mesti kita wujudkan bersama," ungkap Ilham.

Baca juga: Harapan Ilham Habibie, Pesawat R80 Terwujud untuk Genapkan Mimpi Ayahnya

 

3. Maleo, calon mobil nasional garapan Habibie

Maleo, mobil nasional gagasan BJ Habibie yang tak pernah diproduksi.Sumber Foto: goodnewsfromindonesia.id Maleo, mobil nasional gagasan BJ Habibie yang tak pernah diproduksi.
Semasa hidupnya, Habibie berhasil membuat beberapa terobosan di bidang teknologi dan otomotif. Salah satunya dengan menggagas mobil nasional atau mobnas bernama Maleo.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X