BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Sulawesi Utara

Kompas.com - 12/09/2019, 23:14 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi

MANADO, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dan angin kecang di Sulawesi Utara.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung menyebutkan, ada lima wilayah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga 4 meter, yakni perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe, Talaud, dan Bitung-Likupang.

Selain Sulut, gelombang tinggi 4 meter juga berpeluang terjadi di Laut Maluku bagian utara.

Peringatan dini ini berlangsung selama dua hari, mulai 13-14 September 2019.

Baca juga: Awas! Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter Melanda Perairan Natuna

Gelombang tinggi juga berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan selatan Sulut, Laut Maluku bagian selatan, namun tingginya hanya berkisar 1,25 sampai 2,5 meter.

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah yang tercantum dalam daftar peringatan dini di atas harap mempertimbangkan kondisi tersebut," imbau Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung Ricky Daniel Aror, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/9/2019).

Sedangkan angin kencang yang melanda Sulut, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Kelas II Sam Ratulangi Manado Carisz Kainama menjelaskan, dari hasil analisis, terdapat daerah tekanan rendah di timur Filipina (998 hPa) yang menyebabkan perbedaan tekanan cukup signifikan, antara pusat tekanan rendah tersebut dan wilayah Sulut.

"Sehingga menyebabkan terjadi angin kencang," ujarnya lewat keterangan singkat saat dikonfrmasi.

Sebagian besar wilayah di Sulut terkena dampak angin kencang, seperti Manado (seluruh wilayah), Minahasa Utara (seluruh wilayah), Kepulauan Sitaro (seluruh wilayah), Kepulauan Sangihe (seluruh wilayah), dan Kepulauan Talaud (seluruh wilayah).

Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Natuna dan Anambas

Serta dapat meluas ke wilayah Bitung (seluruh wilayah), Minahasa Selatan (seluruh wilayah), dan Minahasa (bagian barat).

"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga Kamis malam pukul 21.15 Wita. Kita sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca," tandasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Regional
Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Regional
Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Regional
Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Regional
Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Regional
Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Regional
Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Regional
Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Regional
Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Regional
Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Regional
Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Regional
Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Regional
Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan di Jambi

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan di Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X