Eks Bupati Kapuas Hulu Jadi Tersangka Pengadaan Tanah Kompleks Kantor Dinas

Kompas.com - 12/09/2019, 20:45 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menetapkan mantan Bupati Kapuas Hulu Abang Tambul Husin sebagai tersangka.

Oleh kejaksaan, Tambul diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi pada pengadaan tanah seluas 21 hektare di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau, Kapuas Hulu, untuk perkantoran dinas Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, tahun 2006 silam.

Kasipenkum Kejati Kalbar, Pantja Edi Setiawan menerangkan, terkait penetapan status itu, pihaknya telah memanggil Tambul Husin untuk diperiksa sebagai tersangka.

"Tapi sampai waktu yang ditentukan (Tambul Husin) tidak datang, tanpa memberikan alasan yang jelas," kata Pantja kepada sejumlah wartawan, Kamis (12/9/2019).


Baca juga: Tulis Ujaran Kebencian di Facebook, Seorang Pria di Kapuas Hulu Ditangkap Polisi

Pantja menegaskan, pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan tersangka pada Senin pekan depan. Jika dalam tiga kali penggilan tak diindahkan, maka tersangka akan dijemput paksa.

"Jika dalam pemanggilan ketika tidak hadir, sesuai KUHAP, boleh dilakukan upaya paksa," terangnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini, sebanyak enam orang telah divonis.

Mereka adalah pemilik tanah Daniel alias Ateng; Kepala Desa Pala Pulau Antonius Husin sebagai anggota Panitia Pengadaan Tanah; Asisten I Setda KKH sebagai Sekretaris I Raden Amas Sungkalang; Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kapuas Hulu Wan Mansyor Andi Mulia sebagai anggota Panitia Pengadaan Tanah.

Kemudian Kepala Kantor Badan Pertahanan Kapuas Hulu M Arifin sebagai Wakil Ketua Panitia Pengadaan Tanah, dan; Camat Putussibau M Mauluddin sebagai anggota Panitia Pengadaan Tanah.

Sementara itu, Mustaan F Harlan masih dalam proses penyidikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X