Kabut Asap Pekat, Jadwal Belajar 6 SMA di Sumsel Dimundurkan

Kompas.com - 12/09/2019, 19:13 WIB
Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAKabut asap yang menyelimuti kota Palembang akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, Kamis (12/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Jadwal belajar enam SMA di Sumatera Selatan, dimundurkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, setelah kondisi udara yang kian menurun saat pagi hari.

Enam SMA yang diundurkan jadwal belajarnya terdiri dari tiga unit di Kabupaten Musi Rawas, satu di Ogan Ilir, satu di Ogan Komering Ilir (OKI) dan satu SMA di Banyuasin.

Jadwal belajar yang semula berlangsung pada pukul 07.00 WIB dimundurkan menjadi pukul 08.00 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo mengatakan, surat edaran pengunduran jam belajar tersebut telah dikirimkan ke sekolah masing-masing.

Baca juga: Kabut Asap Kian Pekat di Pekanbaru, Warga Sesak Napas hingga Demam

Pemberlakuan jam belajar pukul 08.00 WIB akan terus berlangsung sampai kondisi udara sudah dalam kembali normal.

"Untuk di Palembang belum ada sekolah SMA yang jadwalnya diundurkan, sejauh ini masih relatif aman," kata Widodo, Kamis (12/9/2019).

Menurut Widodo, seluruh sekolah tingkat SMA di Sumatera Selatan diinstruksikan untuk menyiapkan masker pagi para siswa.

Bahkan, pihak sekolah pun diperbolehkan menggunakan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli masker.

"Orangtua murid juga bisa membawa sendiri, karena untuk kesehatan masing-masing," ujarnya.

Pihak sekolah juga diminta untuk selalu memantau perkembangan situasi udara wilayah masing-masih melalui situs bmkg.go.id.

Jika kondisi udara memburuk, pihak sekolah disarankan mengambil langkah cepat dengan mengundurkan jam belajar ataupun menerapkan sistem belajar maya atau belajar di rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X