Diberhentikan dari Jabatan, Guru Besar Undip Gugat Rektor

Kompas.com - 12/09/2019, 19:11 WIB
Guru Besar Ilmu Hukum Undip Semarang Prof. Suteki bersama Tim Hukum saat memberikan keterangan kepada awak media paska sidang pemeriksaan ke tiga di PTUN Semarang, Rabu  (11/9) ISTIMEWAGuru Besar Ilmu Hukum Undip Semarang Prof. Suteki bersama Tim Hukum saat memberikan keterangan kepada awak media paska sidang pemeriksaan ke tiga di PTUN Semarang, Rabu (11/9)

SEMARANG, KOMPAS.com - Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Prof. Suteki telah mengajukan gugatan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Gugatan tersebut menyusul Rektor Universitas Diponegoro Prof Yos Johan Utama yang memberhentikan dirinya melalui surat keputusan nomor: 586/UN7.P/KP/2018 tentang pemberhentian 2 jabatan penting dan beberapa jabatan lain di luar kampus lantaran dituduh melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: 3 Mahasiswi Undip Ini Ubah Limbah Tulang Ayam Jadi “Edible Film”


Suteki diberhentikan dari seluruh jabatannya sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Magister Ilmu Hukum (MIH) dan Ketua Senat Fakultas Hukum Undip usai menjadi saksi ahli dalam sidang gugatan Organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta dan judicial review di Mahkamah Konstitusi pada Oktober 2017.

Selain itu, Suteki juga dicopot sebagai pengajar di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Padahal, Suteki sudah mengajar Ilmu Hukum dan Pancasila selama 24 tahun.

Guru Besar Ilmu Hukum Undip Semarang Prof. Suteki menyatakan proses gugatan tersebut telah mencapai persiapan final. 

Materi gugatan dinyatakan telah sesuai sehingga kedua belah pihak akan menjalani sidang secara terbuka pada Rabu (18/9/2019) mendatang.

"Kami sudah menjalani sidang pemeriksaan gugatan Rabu (11/9) kemarin. Sudah final dan Rabu (18/9/2019) depan akan digelar sidang terbuka," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Inovasi Mahasiswa Undip, Ubah Limbah Jelantah Jadi Krayon Warna

Rencananya dalam sidang terbuka mendatang, Suteki akan mempertanyakan indikator dari sanksi disiplin berat yang dijatuhkan kepadanya dan mengakibatkan dirinya harus dicopot dari jabatan penting di Prodi Hukum Undip.

"Nanti saat sidang saya akan pertanyakan itu. Ketentuan sanksi disiplin berat ini kan dampaknya sampai nasional. Sedangkan saya, apakah perbuatan saya akhirnya mengakibatkan dampak skala nasional?" katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Regional
Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Regional
Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X