Pesawat N250 Rancangan Habibie Masuk Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Kompas.com - 12/09/2019, 18:51 WIB
Pesawat N250 KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAPesawat N250

 

BANDUNG, KOMPAS.com- Pesawat N250 rancangan BJ Habibie dipastikan tidak lagi bisa terbang.

Untuk itu, PT Dirgantara Indonesia (DI) berencana untuk mengembalikan pesawat berjuluk Gatotkoco tersebut ke Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan.

"N2350 dulu sudah produksi tiga sampai empat unit. Ini aset milik negara karena dulu yang membiayai negara," kata Irlan Budiman, Plt Sekretaris Perusahaan PT DI saat ditemui di hanggar Delivery Service PTDI, Kamis (12/9/2019).


Baca juga: Pesawat N250 Gatotkoco Karya Habibie yang Terjegal IMF

Pesawat N250 yang dulu pernah melakukan terbang perdana pada 10 Agustus 1998 akan segera dikirimkan ke Museum Dirgantara Mandala. Sisanya akan dikirim ke Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

"Sudah ada Pembicaraan dengan TNI AU. Secepatnya kalau selesai prosesnya kita serahkan ke museum. Yang dikirim ke Yogyakarta akan kita bongkar sayapnya karena tidak mungkin diterbangkan," tuturnya.

Irlan berharap, dengan dimasukkannya N250 ke museum, nama BJ Habibie bisa dikenang dan diingat oleh masyarakat.

"N250 harus jadi wadah mengenang jasa beliau sebagai tokoh dirgantara Indonesia," katanya.

Baca juga: Pesawat N250 Gatotkoco Karya BJ Habibie, Riwayatmu Kini...

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI ketiga, BJ Habibie telah wafat Rabu (11/9/2019). Namun warisannya, pesawat N250  Gatot Koco masih tersimpan apik di salah satu hanggar milik PT Dirgantara Indonesia (DI) yang dulunya bernama Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN).

Kompas.com berkesempatan mengunjungi hanggar Delivery Service PT DI yang didalamnya terdapat pesawat N250.

Pesawat kebanggaan Indonesia ini terlihat masih sangat mulus. Cat warna putih berpadu garis biru tampak mengkilap.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X