Dapat Ancaman Pembunuhan, Atlet Taekwondo Badung Lapor Polisi

Kompas.com - 12/09/2019, 17:20 WIB
Ilustrasi pembunuhan, kriminal, sadisme ShutterstockIlustrasi pembunuhan, kriminal, sadisme

BADUNG, KOMPAS.com - Seorang atlet taekwondo Kabupaten Badung Muhammad Abdurrahman Wahyu melaporkan ancaman pembunuhan yang diterimanya ke Polisi Resor (Polres) Badung, pada Kamis (12/9/2019).

Ancaman pembunuhan tersebut diterimanya saat hendak berangkat bertanding di Porprov Bali XIV di Tabanan.

Kasubag Humas Polres Badung, IPTU I Ketut Oka Bawa membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Pembunuhan Purnawirawan TNI Dipicu Buah Kelapa

"Ya dumas (aduan masyarakat), baru diterima selanjutnya dilakukan lidik (penyelidikan)," kata I Ketut, saat dihubungi, Kamis (12/9/2019) sore.

Dalam laporannya, pelapor mengatakan menerima telepon dari nomer privat saat dirinya hendak berangkat ke Bali dari Cibubur, Jakarta. Orang yang menelepon laki-laki yang suaranya tak dikenal.

Setelah telepon diterima, pria yang menelepon mengancam akan membunuhnya jika berangkat ke Bali.

Bunyi ancaman tersebut yakni "kalau kamu ke Bali, kamu pulang tidak bernyawa." Kemudian dijawab oleh pelapor "silakan saya tunggu".

Baca juga: Penjelasan Oditur soal Pembunuhan Berencana dalam Kasus Prada DP

Meski mendapat ancaman tersebut, pelapor tetap berangkat ke Bali untuk mengikuti Porprov Bali XIV di Tabanan. Karena merasa terancam, ia kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

"Atas kejadian tersebut saya merasa terancam dan melaporkan kejadian ke Polres Badung," demikian kata Wahyu, dikutip dari surat laporannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X