Gubernur Sumsel Sebut Pemadaman Karhutla Terkendala Alat

Kompas.com - 12/09/2019, 14:55 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru saat berada di Griya Agung Palembang, Selasa (4/9/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru saat berada di Griya Agung Palembang, Selasa (4/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebutkan, keterbatasan alat menyebabkan proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) terkendala, sehingga tak kunjung padam.

Menurut Herman, tujuh helikopter bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tak cukup dalam proses pemadaman.

Herman kemudian meminta helikopter pemadam tambahan ke pemerintah pusat untuk memadamkan api.

"Memang keterbatasan alat, kita jujur saja. Contoh kemarin saya lewat Muara Kuang, banyak sekali itu sampai berapa titik. Jadi wajar saja, 1.400 lebih petugas pemadaman kadang-kadang tidak mampu mengatasi masalah kebakaran,"kata Herman, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Cerita Tim Manggala Agni Bertemu Ular Kobra saat Pemadaman Karhutla di Riau

Upaya teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang beberapa kali dilakukan juga tak berhasil memadamkan titik api.

"Kita ini bukan kurang upaya untuk memadamkan api. Jangankan masyarakat, saya juga terganggu dengan asap ini. Paling lambat dalam minggu ini, kita lakukan shalat istisqa ini," ujar Herman.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan mencatat, sebanyak 2.188 balita terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kualitas udara yang kian memburuk. 

Palembang menjadi kota tertinggi dengan penderita ISPA pada balita, yakni mencapai 276 untuk usia di bawah 1 tahun. Kemudian di usia 1- 5 tahun, mencapai 819 penderita.

Setelah Palembang, Kabupaten Ogan Ilir juga memiliki penderita ISPA pada balita terbanyak kedua.

Total penderita mencapai 483, dengan rincian 142 penderita berusis di bawah 1 tahun. Selanjutnya sebanyak 341 penderita usia 1-5 tahun. 

Selanjutnya, adalah kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Balita yang terkena ISPA sebanyak 375 orang.

Rincianya, usia di bawah 1 tahun sebanyak 89 orang dan usia 1-5 tahun sebanyak 286 penderita. 

Di Kabupaten Muara Enim, penderita ISPA balita sebanyak 180 orang. Sebanyak 51 orang usia di bawah 1 tahun dan 129 orang usia di atas 5 tahun.

Sementara, di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) penderita ISPA balita mencapai 55 orang. Masing-masing usia di bawah 1 tahun sebanyak 23 orang dan usia 1-5 tahun mencapai 32 orang. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X