Bupati Karawang: Terlalu Banyak Kebaikan yang Perlu Diteladani dari Pak Habibie

Kompas.com - 12/09/2019, 12:14 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat mengenang sosok almarhum BJ Habibie, presiden ketiga RI, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANBupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat mengenang sosok almarhum BJ Habibie, presiden ketiga RI, Kamis (12/9/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengungkapkan kesan atas Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie ( BJ Habibie).

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto di Jakarta, Rabu (11/9/2019). 

Hal ini disampaikan Cellica usai mengahadiri acara di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Kamis (12/9/2019).

"Terlalu banyak kebaikan yang perlu kita teladani dan contoh dari Pak Habibie," ujar Cellica. 


Cellica mengatakan, BJ Habibie merupakan tokoh bangsa dan tokoh demokrasi bagi Indonesia.

Baca juga: BJ Habibie Wafat, Ridwan Kamil Pasang Bendera Setengah Tiang

Kisah cinta yang menginspirasi

"Juga seorang suami yang mencintai istrinya. Sampai akhirnya perjalan kisah cintanya dibuat sebuah film. Ini menginspirasi kita semuanya," katanya.

Selain itu, menurut Cellica, Habibie seorang ayah yang berhasil mendidik anak-anaknya hingga berhasil.

Oleh karenanya, kata dia, wafatnya Habibie di usia 83 tahun membuat Indonesia berduka. Ucapan duka juga bersileweran di media sosial.

"Kami, Karawang, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas kepergian tokoh kita. Semoga beliau khusnul khotimah," ungkapnya.

Baca juga: Cerita Istri Wali Kota Denpasar Detik-detik Sebelum BJ Habibie Meninggal: Anak dan Cucu Bisikan Sesuatu

Penuturan putra Habibie

Sebelumnya diberitakan, BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu pukul 18.03 WIB.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi.

Salah satunya adalah jantung.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Baca juga: Sosok BJ Habibie di Mata Rusli Habibie, Keponakan yang Jadi Gubernur Gorontalo



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X