Kompas.com - 12/09/2019, 05:37 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan pengecekan setelah mendapatkan informasi  terciumnya bau belerang yang diduga berasal dari aktivitas Gunung Tangkuban Parahu pada Rabu (11/9/2019) sore. 

Berdasarkan informasi itu, bau belerang tercium di beberapa wilayah yang cukup jauh dari kawah yaitu di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

"Tim Pusat Vulkanologi san Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera melakukan pengecekan lapangan yaitu dengan melakukan pengukuran gas di sekitar Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu," kata kepala PVMBG Kasbani melalui keterangan tertulisnya.

Berdasarkan hasil pengukuran menunjukkan belum adanya indikasi peningkatan konsentrasi gas CO2, SO2 yang signifikan.

Baca juga: Jonan: Status Gunung Slamet dan Tangkuban Parahu Tidak Diturunkan, Tetap Waspada

 

Hasil pengamatan di bibir Kawah Ratu pada tanggal 11 September 2019 pukul 21.30 WIB, dapat teramati asap dengan konsentrasi sedang hingga tebal setinggi sekitar 180 m di atas permukaan kawah. 

Kolom erupsi pun tidak teramati, namun tercium bau belerang yang cukup menyengat disertai suara blazer atau gemuruh dengan intensitas sedang. 

"Hasil pengamatan gas dengan Drager terukur konsentrasi CO2 : 0,020 vol% dan SO2 : 4,6 ppm. Konsentrasi gas-gas tersebut masih relatif lebih kecil dari hasi pengukuran sebelumnya yaitu pada 1 Agustus 2019," kata Kasbani.

Pemantauan suhu kawah dengan thermacam juga belum menunjukkan adanya peningkatan suhu. Amplitudo tremor yang terekam pada saat ini dominan sekitar 25 mm.

Baca juga: Gunung Tangkuban Parahu Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 100 Meter

"Berdasarkan hasil analisis data-data pemantauan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terciumnya gas pada jarak yang relatif jauh dimungkinkan karena tiupan angin yang cukup kencang dominan ke arah Selatan-Baratdaya yaitu lokasi di mana Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat berada," ujarnya. 

Status Gunung Tangkuban Parahu saat ini masih berada di Level II (Waspada) dengan rekomendasi jarak bahaya di dalam radius 1,5 km dari kawah.

PVMBG-Badan Geologi mengimbau agar masyarakat yang berada di luar radius 1,5 km agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. 

Namun masyarakat diminta tetap mengikuti perkembangan aktivitas gunungapi dari PVMBG dan Pemerintah Daerah/BPBD setempat.

Baca juga: Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Asap Capai 250 Meter

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Regional
Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Regional
Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.