Pemprov Gorontalo dan Warga Gelar Tadarus 7 Hari untuk BJ Habibie

Kompas.com - 12/09/2019, 05:31 WIB
Pemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan anak yatim mengikuti tahlil atas mangkatnya BJ Habibie di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.com/NOVAPemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan anak yatim mengikuti tahlil atas mangkatnya BJ Habibie di rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (11/9/2019).

GORONTALO, KOMPAS.com – Pemerintah dan masyarakat Provinsi Gorontalo menggelar doa dan tadarus (membaca Al Quran) hingga hari ketujuh untuk mendoakan mangkatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie ( BJ Habibie).

Hal ini disampaikan oleh Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Syukri Botutihe, saat melakukan doa dan tahlil bersama anak anak yatim, pemangku adat (bate), dan tokoh masyarakat di rumah dinas gubernur, Rabu malam, (11/9/2019).

“Setelah malam ini, besok dan seterusnya sampai hari ketujuh masyarakat dan pemerintah mengadakan pengajian dan tadarusan untuk mendoakan almarhum BJ Habibie. Ini sesuai instruksi dari Gubernur Gorontalo bapak Rusli Habibie, yang kebetulan berada di Jakarta mendampingi keluarga almarhum,” kata Syukri Botutihe.

Baca juga: Sosok BJ Habibie di Mata Para Gubernur, Penuh Cinta dan Dikagumi Dunia


Seluruh masyarakat Gorontalo diharapkan melaksanakan salat ghaib untuk turut mendoakan almarhum.

Bagi masyarakat, sosok BJ Habibie sangat dikenal dekat karena berasal dari Gorontalo. Ikatan emosional ini juga yang membuat masyarakat sangat berduka atas mangkatnya mantan presiden ini. Bahkan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie merupakan keponakan almarhum.

BJ Habibie juga diketahui memiliki gelar adat Gorontalo sehingga akan ada prosesi saat pemakaman.

“Almarhum memiliki gelar adat, kami akan bicarakan dengan pak Rusli Habibie dan pemangku adat Gorontalo untuk prosesinya seperti apa,” kata Syukri Botutihe.

Mangkatnya BJ Habibie ini membuat masyarakat Gorontalo sangat kehilangan.

“Beliau tokoh besar, tidak hanya untuk Indonesia, tapi juga bagi dunia. Ini yang membuat kami sangat kehilangan,” ujar Freksi Gani, Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Kenangan Ganjar dengan BJ Habibie: Ditepuk Pundak dan Pesan Sarat Makna



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X