Gubernur Banten Ajak Ratusan Santri Doa Bersama untuk Almarhum Habibie

Kompas.com - 11/09/2019, 22:18 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak ratusan santri di Pondok Pesantren La Tansa Kabupaten Lebak mendoakan BJ Habibie, Rabu (11/9/2019) Instagram Wahidin HalimGubernur Banten Wahidin Halim mengajak ratusan santri di Pondok Pesantren La Tansa Kabupaten Lebak mendoakan BJ Habibie, Rabu (11/9/2019)

LEBAK, KOMPAS.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019).

BJ Habibie mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.05 WIB dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ucapan belasungkawa dan doa datang dari berbagai kalangan, termasuk Gubernur Banten, Wahidin Halim.

"Saya mengajak Santri-santri untuk mendoakan kepergian Presiden Republik Indonesia ke-3 Prof BJ Habibie yang pukul 18.05 Wafat di RSPAD. Semoga Amal dan Ibadah beliau di terima di sisi Allah SWT. Mari semua kita mengirimkan Al-Fatihan untuk kepergian Beliau," tulis Wahidin melalui akun instagramnya @wh_wahidinhalim, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Ridwan Kamil: Citra Orang Pintar dan Cerdas Itu Pak Habibie

Mantan wali kota Tangerang tersebut mengatakan, ia mendengar kabar meninggalnya BJ Habibie saat tengah berada di Pondok Pesantren La-Tansa, Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam video langsung yang ditayangkan di akun instagramnya, Wahidin diberi tahu bahwa BJ Habibie wafat saat tengah berceramah.

Di sela-sela ceramahnya, Wahidin mengajak ratusan santri yang hadir untuk mendoakan BJ Habibie.

Usai berdoa bersama, Wahidin menyinggung soal perjalanan hidup BJ Habibie, di antaranya mengenai kegigihan almarhum untuk menempuh pendidikan di tengah keterbatasan. 

"Kemiskinan tidak menghalangi beliau untuk tetap semangat menuntut ilmu mulai dari ITB, ke Jerman hingga menjadi profesor hebat ahli pesawat," kata Wahidin Halim.

Baca juga: PWI Jabar Minta Presiden Nobatkan Habibie Sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia

Diberitakan, Putra Presiden ke-3 RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.

"Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Thareq mengatakan,  BJ Habibie meninggal karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X