KILAS DAERAH

Gubernur Wahidin: Pariwisata Akan Tingkatkan Perekonomian Banten Asalkan..

Kompas.com - 11/09/2019, 19:50 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim (memakai kemeja putih) di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Hadi berserta staf, survei Jalan akses pariwisata di Anyer dan Banten Selatan. DOK. Humas Pemerintah Provinsi Banten Gubernur Banten Wahidin Halim (memakai kemeja putih) di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Hadi berserta staf, survei Jalan akses pariwisata di Anyer dan Banten Selatan.


KOMPAS.com
- Gubernur Banten Wahidin Halim meyakini sektor pariwisata khususnya pantai di Banten mampu memulihkan bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Banten.

"Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus membenahi infratruktur jalan menuju kawasan wisata pantai di Provinsi Banten yang memiliki garis pantai sepanjang 509 kilometer (km)," kata Wahidin Halim di Banten seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selama ini, Pantai Anyer Kabupaten Serang dan Pantai Carita Kabupaten Pandeglang menjadi destinasi unggulan.

Beberapa pantai di Banten pun sedang digarap untuk menjadi unggulan, seperti Pantai Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang dan Pantai Sawarna, di Bayah Kabupaten Lebak.

Sebanyak 55 pulau kecil yang tersebar di sepanjang garis pantai ini turut memperkuat potensi wisata pantai Provinsi Banten.

Baca juga: Gubernur Wahidin: Revitalisasi Kesultanan Banten Perhatikan Kemudahan Akses

Meski sempat terdampak tsunami pada 22 Desember 2018, Gubernur Wahidin Halim berupaya langsung tancap gas membangkitkan pariwisata bahari Banten.

Hal ini terlihat pada Peringatan Hari Buruh atau May Day 2019 tingkat Provinsi Banten yang dilangsungkan di kawasan wisata Pantai Anyer dan Carita Banten.

Ini terjadi karena Wahidin Halim meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Al Hamidi merayakan May Day di sana. 

Hasilnya perlahan dan pasti pariwisata pantai Banten kembali bangkit. Hal ini terlihat pada libur Hari Raya Idul Fitri 1440 H Tahun 2019 lalu.

Saat itu, kawasan wisata Pantai Anyer dan Pantai Carita ramai dikunjungi wisatawan. Jalanan menuju kawasan wisata pantai dipadati kendaraan para wisatawan.

Penataan ruas jalan

Nah, untuk meningkatkan pariwisata bahari di Banten, Pemprov Banten sedang melakukan peningkatan dan penataan ruas di jalur pesisir pantai utara Provinsi Banten, di jalan Mauk-Teluk Naga Kabupaten Tangerang.

Di jalur pesisir pantai utara, Pemprov Banten juga menargetkan merehabilitasi ruas jalan Pontang di Kabupaten Serang-Mauk Kabupaten Tangerang. Termasuk pula pelebaran jembatan.

Kondisi jalan akses wisata di Bayah, Lebak, Banten Selatan yang sedang mengalami perbaikan dan penataan.DOK. Humas Pemerintah Provinsi Banten Kondisi jalan akses wisata di Bayah, Lebak, Banten Selatan yang sedang mengalami perbaikan dan penataan.
Adapun di pesisir pantai selatan Provinsi Banten, saat ini sedang dilakukan peningkatan dan penataan ruas jalan Bayah-Cikotok Kabupaten Lebak, Jalan Ciseuket-Sobang-Tela Kabupaten Pandeglang, serta pembangunan ruas jalan Tanjung Lesung-Sumur Kabupaten Pandeglang.

Di jalur tengah, Pemprov Banten sedang membangun ruas jalan Cipanas - Warung Banten Kabupaten Lebak.

Baca juga: Pulihkan Wisata Pasca-tsunami Banten, Pantai di Pandeglang Dibersihkan

Tahun ini Pemprov Banten juga targetkan penataan dan peningkatan ruas jalan Ciomas Kabupaten Serang-Mandalawangi-Caringin Kabupaten Pandeglang.

Kemudian Rruas jalan Taktakan-Gunungsari sebagai satu jalur alternatif menuju kawasan Anyer juga sedang dibenahi.

Tak hanya itu, di Banten saat ini sedang berlangsung proyek strategis nasional (PSN), yakni Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang.

Jalan tol ini tersambung langsung dengan Jalan Tol Tangerang-Merak di wilayah Ciruas Kabupaten Serang. Jalan tol ini pun menjadi salah satu akses ke wilayah selatan Provinsi Banten.

Terkait pembangunan jalan tersebut, Gubernur Wahidin Halim mendukung hal tersebut. Sebab, perkembangan pariwisata tergantung infrastruktur.

"Kalau jalan bagus, bagus juga pariwisatanya," tegas dia. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Shalat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya, Calon Jemaah Harus Daftar Online

Ingin Shalat Idul Adha di Masjid Al-Akbar Surabaya, Calon Jemaah Harus Daftar Online

Regional
'Mereka Tolak Diisolasi karena Anggap Corona Proyek Memperkaya Dokter'

"Mereka Tolak Diisolasi karena Anggap Corona Proyek Memperkaya Dokter"

Regional
Fakta Kakak Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan, Korban Keguguran

Fakta Kakak Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan, Korban Keguguran

Regional
Fakta Santri Pondok Gontor Positif Covid-19, Tak Bawa Surat Kesehatan hingga Akses Pesantren Ditutup

Fakta Santri Pondok Gontor Positif Covid-19, Tak Bawa Surat Kesehatan hingga Akses Pesantren Ditutup

Regional
Fakta Insiden Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Tertusuk Kelor hingga 7 Provokator Ditangkap

Fakta Insiden Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Tertusuk Kelor hingga 7 Provokator Ditangkap

Regional
Nasib Warga Tepi Sungai Karang Mumus Samarinda, Digusur Saat Wabah Merebak

Nasib Warga Tepi Sungai Karang Mumus Samarinda, Digusur Saat Wabah Merebak

Regional
'Lagi Duduk, Tiba-tiba 2 Orang Nodong Senjata ke Dada Saya'

"Lagi Duduk, Tiba-tiba 2 Orang Nodong Senjata ke Dada Saya"

Regional
Kakak yang Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Kakak yang Setubuhi Adik Kandung hingga Hamil 4 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Fakta Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Keluarga Tak Percaya Hasil Tes, hingga Petugas Diintimidasi Senjata Tajam

Fakta Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Keluarga Tak Percaya Hasil Tes, hingga Petugas Diintimidasi Senjata Tajam

Regional
Dedi Mulyadi: Kementerian Lain Sebaiknya Bikin Kalung Emas Anti 'Koredas'

Dedi Mulyadi: Kementerian Lain Sebaiknya Bikin Kalung Emas Anti "Koredas"

Regional
Mobil Listrik Khusus UMKM Buatan SMK, Transmisi Matik, Jarak Tempuh hingga 90 Km

Mobil Listrik Khusus UMKM Buatan SMK, Transmisi Matik, Jarak Tempuh hingga 90 Km

Regional
10 Perempuan Berbaju Ketat Gowes Keliling Aceh, Wali Kota Marah

10 Perempuan Berbaju Ketat Gowes Keliling Aceh, Wali Kota Marah

Regional
Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Enak Hati

Pengakuan Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru: Saya Waktu Itu Lagi Enggak Enak Hati

Regional
2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

Regional
Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X