Gubernur Maluku: Ibu Susi Harus Paraf Perpres, kalau Pura-pura Tuli ya Terpaksa…

Kompas.com - 11/09/2019, 18:10 WIB
Rapat Koordinasi bersama Bupati dan Wali kota se-Provinsi Maluku tahun 2019 di Kantor Gubernur di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (10/9/2019).. KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYRapat Koordinasi bersama Bupati dan Wali kota se-Provinsi Maluku tahun 2019 di Kantor Gubernur di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (10/9/2019)..

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti segera memberi paraf pada draf Peraturan Presiden ( Perpres) Maluku sebagai lumbung ikan nasional agar disodorkan ke Presiden Joko Widodo.

Draf Perpres mengenai Maluku sebagai lumbung ikan nasional itu sebelumnya telah diharmonisasi di Kementrian Hukum dan HAM dan telah mendapat paraf persetujuan dari Menteri Sekretaris Negara dan Menko Kemaritiman.

“Ibu Susi harus paraf, kalau tidak paraf atau kalau pura-pura tuli, ya terpaksa," kata Murad, kepada wartawan di Ambon, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Sekjen KKP: 5 Permintaan Gubernur Maluku Segera Kami Tindaklanjuti

Dia mengatakan, hingga kini, draf tersebut belum sampai ke Presiden lantaran Menteri Susi belum juga memberikan paraf untuk persetujuan draf Perpres tersebut.

Padahal, lumbung ikan nasional sudah masuk Renstras Kementrian Kelautan dan Perikanan Tahun 2015-2019.

“Hanya ibu Susi yang belum paraf,” ujar dia.

Meski belum ada paraf dari Menteri Susi mengenai hal itu, namun mantan komandan Korps Brimob Polri ini mengaku optimistis tidak lama lagi Maluku akan ditetapkan pemerintah sebagai lumbung ikan nasional.

"Saya yakin tidak lama lagi (aturan) lumbung ikan nasional keluar," sambung dia.

Paraf persetujuan draf Perpres Maluku sebagai lumbung ikan nasional dari Menteri Susi Pudjiastuti menjadi salah satu dari lima tuntutan Gubernur Murad Ismail saat bertemu dengan utusan Menteri Susi, di Kantor Gubernur Maluku pada Kamis (5/9/2019) pekan lalu.

Baca juga: Ini Cerita Lengkap Gubernur Murad Nyatakan Perang ke Menteri Susi

Utusan Menteri Susi yang menemui gubernur Maluku yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP Nilanto Perbowo, Dirjen Tangkap M Zulficar, Dirjen Pengawasn Sumber Daya Kelautan (PSDKP) Agus Suherman, Dirjen Pelabuhan Perikanan Dirjen Perikanan Tangkap KKP Frist Lesnussa serta Satgas Ilegal Fishing KKP Yunus Husein.

Utusan Menteri Susi itu datang ke Maluku setelah Gubernur Murad Ismail menyatakan perang terhadap Susi menyusul berbagai kebijakannya yang dinilai merugikan Provinsi Maluku.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

[POPULER NUSANTARA] Tangis Pengemudi Ojol dan Uang Rp 35.000 | WNI Tewas dalam Freezer di Kapal Berbendera China

Regional
Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Fakta Mayat Guru SD Ditemukan di Ember, Dibunuh Tetangga dan Pelaku Kecanduan Film Porno

Regional
Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Regional
Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Khawatir Soal Kondisi Merapi

Regional
Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Eks Staf Ahli Ahok, Rian Ernest, Gagal Ikut Pilkada Batam Via Jalur Independen

Regional
Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Fakta Komisioner KPU Dipecat karena Nikah Siri, Nikahi Anggota PPK dan Lakukan KDRT

Regional
Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Jembatan Gantung Putus Saat Dilewati, Warga Sakit yang Ditandu Jatuh ke Sungai dan Meninggal

Regional
Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Fakta Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi, Didesain Putra Mahkota, Rampung Awal 2021

Regional
Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Akademi TNI dan Pemkot Magelang Disarankan Duduk Bareng, Ganjar: Toh Aset Pemerintah Bukan Pribadi

Regional
Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Dedi Mulyadi: Masalah Lobster Itu Bukan Soal Mantan yang Kecewa, tetapi...

Regional
Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Melacak Fakta WNI Tewas di Freezer Kapal China, Diduga Dianiaya dan Korban Trafficking

Regional
Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Pasien Covid-19 Tewas Usai Lompat dari Lantai 3, Diduga Depresi karena Tak Kunjung Sembuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X