Kekeringan, Warga Terpaksa Minum Air Keruh di Bantaran Kali

Kompas.com - 11/09/2019, 18:05 WIB
Seorang warga Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka saat mengambil air di lubang yang mereka gali di bantaran sungai, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISSeorang warga Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka saat mengambil air di lubang yang mereka gali di bantaran sungai, Selasa (10/9/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Kekeringan yang melanda Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, semakin meluas.

Hingga kini, banyak warga yang mengalami krisis air minum bersih untuk masak dan minum serta kebutuhan rumah tangga lainnya.

Seperti yang dialami warga Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Mereka terpaksa minum air keruh dari bantaran kali yang letaknya dekat dengan permukiman. Kondisi itu sudah berlangsung selama berbulan-bulan.

Baca juga: Kekeringan, Warga Meletakkan Wadah Air di Depan Rumah Setiap Hari


Untuk mendapatkan air di bantaran sungai tersebut, warga terpaksa menggali lubang sedalam 50 cm hingga 1 meter.

"Selama musim kering ini kami terpaksa minum air keruh. Itu kami dapatkan dengan gali di bantaran sungai ini. Kalau tidak ya, tidak bisa masak, minum, dan cuci. Belum lagi mau simpan di MCK," ujar Yovita Yuli, salah seorang warga, kepada Kompas.com, Selasa (10/9/2019).

Yovita mengatakan, warga di desa Reroroja setiap hari mengambil air di bantaran kali tersebut.

"Kami ini tidak bisa beli air yang dijual pakai mobil tangki. Kami konsumsi air ini saja," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya, jaringan air bersih sudah masuk di desa itu, tetapi tidak semua warga bisa menikmatinya karena faktor ekonomi.

"Harapannya pemerintah bisa bantu kami air minum bersih selama musim kemarau ini. Kami ini hampir berebut air dengan ternak yang diikat di bantaran kali ini," kata Yovita.

Baca juga: Kekeringan 5 Bulan, Puluhan Warga Dusun Ini Bolak-balik Ambil Air dari Satu Sumur

Berdasarkan pantau Kompas.com di lokasi, air minum yang ada di lubang digali warga sangat kotor.

Warga harus menggunakan saringan agar air yang ditimba tidak tercampur tanah dan lumut.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Regional
Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Regional
Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X