Anggota DPRD Jabar Sebut Uu Ban Serep Ridwan Kamil, Ini Kata Pengamat

Kompas.com - 11/09/2019, 14:39 WIB
Pasangan calon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dalam debat publik Pilgub Jabar terakhir, Jumat (22/6/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPasangan calon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dalam debat publik Pilgub Jabar terakhir, Jumat (22/6/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan mengomentari pernyataan anggota DPRD Jabar yang menilai posisi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tak ubah seperti ban serep Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Firman menuturkan, dalam aturan undang-undang, tanggung jawab pemerintahan ada di tangan gubernur, wali kota dan bupati.

Dalam regulasi, kata Firman, tak diatur secara spesifik kewenangan seorang wakil.


"Dalam undang-undang disebut pimpinan pemerintahan daerah itu gubernur, bupati, wali kota. Pertama bukan pembagian tugas secara spesifik, karena prinsipnya gubernur itu pimpinan daerah. Kalau ada juga pendelegasian kewenangan. Di level nasional juga sama, tidak ada pembagian tugas," ucap Firman, saat dihubungi, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Anggota DPRD Jabar Sebut Uu Ruzhanul Hanya Ban Serep Ridwan Kamil

Dalam kasus tertentu, Firman menyebut, jika pembagian tugas kepala daerah biasanya sesuai kesepakatan ketika keduanya menetapkan untuk berpasangan dalam proses Pilkada.

Namun, di Jawa Barat, Firman berpendapat, pandangan seperti itu muncul karena gaya kepemimpinan. Ia melihat, Ridwan Kamil punya karakter high profile sementara Uu cenderung low profile.

"Mungkin itu terlihat seakan Wagub tak memiliki peran. Memang kalau konstruksi undang-undang tak ada pembagian kewenangan karena tanggung jawab pemerintahan ada di gububernur," ungkap dia.

Firman menilai, situasi itu wajar mengingat Uu masih diberi porsi kewenangan khususnya dalam urusan keumatan, desa dan Badan Usaha Milik Daerah.

"Justru ada potensi masalah kalau keduanya muncul di depan publik. Bisa lahir matahari kembar. Tapi, jangan juga sampai wakil tidak memiliki peran. Saya lihat enggak terlalu ekstrem sih," kata dia.

Sementara itu, pakar Hukum dan Tata Negara dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Asep Warlan Yusuf berpendapat, persoalan ini bukan hanya muncul di tatanan pimpinan daerah.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Regional
Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Regional
Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Regional
Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Regional
Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Regional
Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Regional
Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Regional
Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Regional
Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Regional
Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Regional
Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Regional
Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Regional
Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X