Jonan: Status Gunung Slamet dan Tangkuban Parahu Tidak Diturunkan, Tetap Waspada

Kompas.com - 11/09/2019, 14:35 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan seusai memberikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis Universitas Padjadjaran (Unpad), Rabu (11/9/2019). KOMPAS.COM/RENI SUSANTIMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan seusai memberikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis Universitas Padjadjaran (Unpad), Rabu (11/9/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan mengaku tidak akan menurunkan status waspada pada Gunung Slamet dan Tangkuban Parahu. 

“Tidak akan diturunkan, (statusnya) masih sama seperti sekarang (waspada atau level II),” ujar Jonan seusai memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis Unpad ke-62 di Bandung, Rabu (11/9/2019).

Jonan menjelaskan, keputusan itu diambil karena aktivitas di dua gunung tersebut masih sama dengan beberapa waktu lalu.  


Baca juga: Gunung Tangkuban Parahu Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 100 Meter

Sebelumnya, pengelola taman wisata (TWA) Gunung Tangkuban Parahu mengklaim, aktivitas erupsi kawah ratu di Gunung Tangkuban Parahu mulai normal. Hal itu berdasarkan informasi yang didapatnya dari PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Diberitakan sebelumnya, Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi pada Jumat (26/7/2019) sekitar pukul 15.48 WIB.  

Setelah satu pekan reda, aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu kembali meningkat hingga akhirnya PVMBG menaikkan status Gunung Tangkuban Parahu dari level I atau normal menjadi Level II atau waspada pada Jumat (2/8/2019).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X