Kapal Cepat Bawa 4 TKI Ilegal dan 1 WNA Diamankan Saat Akan ke Malaysia

Kompas.com - 11/09/2019, 14:04 WIB
Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan, Kepulauan Riau berhasil menyelamatkan 4 pekerja migran indonesia (PMI) dan 1 WNA asal Banglades yang akan ke Malaysia secara ilegal menggunakan jalur laut. KOMPAS.COM/HADI MAULANASatuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan, Kepulauan Riau berhasil menyelamatkan 4 pekerja migran indonesia (PMI) dan 1 WNA asal Banglades yang akan ke Malaysia secara ilegal menggunakan jalur laut.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bintan, Kepulauan Riau, menyelamatkan 4 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 1 WNA asal Banglades, yang akan ke Malaysia secara ilegal menggunakan jalur laut.

Kasatpolairud Polres Bintan, AKP Suardi mengatakan, kejadian ini bermula saat kapal cepat tersebut bertolak dari perairan Punggur, Batam, menuju Malaysia, Senin (9/9/2019) pukul 20.30 WIB.

Dalam perjalanan, tepatnya di depan perairan Nongsa Batam, speedboat dikejar oleh Kapal Bea dan Cukai.

Baca juga: Kasus TKI Alis Juariah, Bupati Cianjur Diminta Turun Tangan

Sehingga, kapal cepat melaju ke arah perairan Pulau Bintan tepatnya perairan Kampung Bugis, Kelurahan Tanjung Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Namun, saat tiba diperairan Kampung Bugis, kapal cepat malah menabrak karang dan akhirnya mengalami kerusakan mesin hingga tekatung-katung.

"Saat diamankan, kapal cepat tersebut membawa 4 TKI Ilegal dan 1 WNA asal Banglades dengan tujuan Malaysia," kata Suardi.

Baca juga: Penambangan Pasir Ilegal di Muara Sungai Progo Bikin Warga Resah, Belasan Alat Sedot Diamankan Saat Razia

4 PMI ilegal tersebut yakni Junaidi (44) asal Lombok Tengah, Lukman (42) asal Lombok, Muhtar (37) asal Pademare, Lombok Tengah, dan Muhammad Iqbal (24) asal Aceh.

Kemudian MIR (29) warga negara asing (WNA) asal Bangladesh dan Sugeng Hermanto (41) selaku ABK kapal.

"Saat ini, TKI Ilegal dan WNA serta ABK kapal cepat sudah berada di Polres Bintan," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X