NasDem Sebut Bobby Nasution Masuk Radar Jadi Calon Wali Kota Medan

Kompas.com - 11/09/2019, 13:21 WIB
Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution saat berkunjung ke kantor DPW Partai NasDem Sumut di Jalan Mongosidi Medan pada Selasa (10/9/2019) Dok: Humas NasdemMenantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution saat berkunjung ke kantor DPW Partai NasDem Sumut di Jalan Mongosidi Medan pada Selasa (10/9/2019)

MEDAN, KOMPAS.com - Menantu Presiden Joko Widodo ( Jokowi), Bobby Nasution mendatangi kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumut di Jalan Monginsidi Medan pada Selasa (10/9/2019).

Kedatangan Bobby diterima Ketua DPW Partai NasDem Sumut Iskandar dan pengurus partai lainnya.

Iskandar mengatakan, kedatangan Bobby hanya sebatas silahturahim dan sharing. Mendengar masukan-masukan dari partai politik, bagaimana ke depannya membangun Kota Medan.

"Belum ada bicara akan mengusung Bobby, belum ada. Memang nama Bobby masuk dalam radar kita, nominasi kita sebagai kandidat wali kota Medan," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Menantu Jokowi, Bobby Nasution Datangi Nasdem, Ngobrol soal Tugas Wali Kota Medan

 

Iskandar mengatakan, selain Bobby, nama lainnya yang masuk dalam radar NasDem sebagai calon wali kota medan yaitu Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Ketua DPD NasDem Kota Medan Afif Abdillah, dan Ketua DPD NasDem sekaligus Bupati Tapanuli Tengah Bahtiar Ahmad Sibarani.

"Banyak dorongan dari parpol dan masyarakat agar Bobby maju sebagai wali kota Medan. Tentu ini menjadi harapan kita semua, kan. Makanya dia ingin mendengar masukan dari kita," katanya.

Iskandar mengatakan, Nasdem menjadi partai pertama yang didatangi Bobby.

"Kalau enggak salah, partai kita yang duluan didatangi. Karenakan ada kedekatan kita dengan Bobby. Kakaknya pengurus, kader NasDem dan anggota DPR tingkat provinsi," ucapnya.

Iskandar menyampaikan, NasDem mengharapkan ada tokoh-tokoh muda yang bisa maju membangun Kota Medan.

 

NasDem memprioritaskan generasi muda terjun ke dunia politik karena mereka calon pemimpin di masa depan. Kaum milenial sudah menunjukkan ketertarikannya di dunia politik.

Baca juga: Bobby Nasution Sudah Bicara ke Jokowi Terkait Rencana Maju Jadi Calon Wali Kota Medan

 

Saat ini ada tiga kader muda yang akan dilantik menjadi anggota DPRD Kota Medan yaitu Afif Abdillah anak mantan Wali Kota Abdillah, Eldiansyah anak Wali Kota Dzulmi Eldin, dan Habiburrahman Sinuraya anak Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya.

"Mereka mewakili generasi milenial. Kita harapkan bisa menjadi pemimpin yang membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat khususnya Kota Medan," tutur dia.

Sebelumnya, menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution mengatakan, telah berkomunikasi dengan Jokowi terkait rencana maju pada Pemilihan Wali Kota Medan 2020.

"Kalau Bapak itu tergantung keinginan anak-anaknya dan tidak pernah mengatur. Kalau mau politik, ya terjun ke politik. Kalau mau bisnis ya bisnis yang penting kerja mesti sungguh-sungguh dan betul-betul," ungkap Bobby, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diberikan humas DPW Partai NasDem Sumut, Rabu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Regional
Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X