Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Asahan, Tower dan Tiang Listrik Roboh

Kompas.com - 11/09/2019, 11:06 WIB
Petugas mengangkat pohon yang tumbang dan menimpa rumah di Asahan. Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang sejumlah rumah di setidaknya tiga desa di Asahan, Selasa malam (10/9/2019). IstimewaPetugas mengangkat pohon yang tumbang dan menimpa rumah di Asahan. Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang sejumlah rumah di setidaknya tiga desa di Asahan, Selasa malam (10/9/2019).

MEDAN, KOMPAS.com - Sejumlah rumah di Kabupaten Asahan rusak disebabkan angin puting beliung disertai hujan deras, Selasa (10/9/2019) malam. 

Plt Kepala BPBD Asahan John Hardi Nasution mengatakan, hujan lokal itu melanda tiga kecamatan di Asahan, yakni Kecamatan Mandoge, Buntu Pane dan Setia Janji. 

“Dari tiga kecamatan itu, hujan deras disertai angin kencang dan puting beliung paling parah terjadi di Buntu Pane,” katanya, Rabu (11/9/2019) pagi.

Baca juga: Anggaran untuk Rehab 49 Rumah yang Rusak karena Puting Beliung Diusulkan ke BPBD Aceh


Sedikitnya ada tiga desa di kecamatan itu terdampak cukup parah. Rumah warga rusak, aliran listrik terputus, sejumlah pohon dan menara telekomunikasi roboh.

Dia merinci, bencana itu merusak enam rumah di Desa Ambalutu rusak. Satu di antaranya rusak berat.

Satu tower repiter di desa itu juga tumbang. Sementara di Desa  Prapat Janji, satu rumah rusak berat dan aliran listrik di Desa Sionggang terputus karena tiang listrik ikut roboh di empat lokasi. 

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Penjelasan PT KAI soal Pemasangan Patok yang Meresahkan Warga Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X