Rumah Pendiri Rokok Bentoel di Kota Malang, 6 Tahun Jadi Museum Lalu Dijual

Kompas.com - 11/09/2019, 05:55 WIB
Suasana di Museum Sejarah Bentoel Kota Malang setelah ditutup dan akan dijual, Senin (9/9/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKSuasana di Museum Sejarah Bentoel Kota Malang setelah ditutup dan akan dijual, Senin (9/9/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pada tahun 1930 Ong Hok Liong memulai industri rokok rumah di tempat tinggalnya di Kota Malang dengan nama Strootjes Fabriek Ong Hok Liong.

Sejarah Bentoel pun dimulai.

Dilansir dari bentoelgroup.com, Bentoel adalah produsen rokok terbesar keempat di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 7%.

Bentoel juga memproduksi dan memasarkan berbagai jenis produk tembakau seperti rokok kretek mesin, rokok kretek tangan dan rokok putih.

Baca juga: Bentoel Tidak Berniat Tutup Pabrik Rokok Kretek

PT. Bentoel Internasional Investama, Tbk (“Bentoel” atau “Perseroan”) dan anak perusahaannya, menjadi anggota dari British American Tobacco Group, kelompok perusahaan tembakau kedua terbesar di dunia menurut pangsa pasar global dengan brand yang diperjualbelikan di lebih dari 200 negara.

Bentoel mempekerjakan lebih dari 6.000 orang karyawan, dari mulai membangun kemitraan dengan petani-petani tembakau, pembelian dan pemrosesan daun tembakau dan cengkeh, hingga produksi, pemasaran dan distribusi rokok.

Baca juga: Rumah Pendiri Bentoel Dijadikan Museum

Rumah pendiri Bentoel dijadikan museum

Suasana di Museum Sejarah Bentoel Kota Malang setelah ditutup dan akan dijual, Senin (9/9/2019)KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Suasana di Museum Sejarah Bentoel Kota Malang setelah ditutup dan akan dijual, Senin (9/9/2019)
Pada 31 Oktober 2013, rumah pendiri Bentoel diresmikan menjadi Museum Sejarah Bentoel.

Saat itu, Presiden Direktur Bentoel Group, Jason Murphy, dalam sambutannya mengatakan Bentoel adalah rokok pertama buatan tangan di Indonesia dan berdiri di Malang, Jawa Timur.

Selain itu, Bentoel adalah pabrik rokok yang pertama yang membungkus plastik serta rokok pertama yang menggunakan lempengan pemanas untuk menyegel bungkus rokoknya.

Sementara itu, Wamen Perindustrian yang saat itu dijabat oleh Alex S.W. Retrauban berharap dengan Museum Bentoel tersebut, bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Malang.

Ia juga mengatakan pemerintah Indonesia akan lebih peduli kepada industri rokok yang ada di Indonesia.

Baca juga: Museum Sejarah Bentoel di Malang Dijual, Wali Kota Prihatin

"Apalagi di Jatim yang pertanian tembakaunya terbesar di Indonesia," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Regional
Warga Gelar Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Warga Gelar Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Regional
Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Regional
Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Regional
Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Regional
Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Regional
Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Regional
7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

Regional
Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Regional
Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Regional
Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Regional
415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

Regional
Masuki Musim Penghujan, Warga Diimbau Waspadai Lahar Dingin Erupsi Gunung Merapi

Masuki Musim Penghujan, Warga Diimbau Waspadai Lahar Dingin Erupsi Gunung Merapi

Regional
Pria yang Bawa Sabu Mengaku Beli Pistol Rakitan untuk Gaya-gayaan

Pria yang Bawa Sabu Mengaku Beli Pistol Rakitan untuk Gaya-gayaan

Regional
Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X