Video Perampokan Rumah Makan Gratis di Bogor Viral, Begini Kejadiannya

Kompas.com - 10/09/2019, 20:56 WIB
Rumah makan gratis masih ramai dikunjungi warga, Selasa (10/9/2019) meski sudah dirampok pada Jumat lalu. KOMPAS.com/ AFDHALUL IKHSANRumah makan gratis masih ramai dikunjungi warga, Selasa (10/9/2019) meski sudah dirampok pada Jumat lalu.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Aksi sekelompok perampok bersenjata tajam (sajam) terekam kamera pengawas atau CCTV saat menyatroni Rumah Makan Gratis Ciangsana, di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dua perampok sedang menjalankan aksinya mengambil barang milik karyawan seraya mengancam menggunakan celurit.

Video aksi rampok bercelurit ini kemudian viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @rumah_makan_gratis.

Pemilik Rumah Makan Gratis Ciangsana, Aditya Prayoga membenarkan perampokan tersebut. Ia menyebut bahwa insiden itu terjadi pada Jumat (23/8/2019) sekitar pukul 02.55 WIB.

Baca juga: Ada Keributan di Rumah Makan, Makanan Pesanan Tidak Dimakan

Pria berusia 27 tahun ini menjelaskan, saat itu dirinya sedang beristirahat bersama istri di dalam warung tersebut. Lalu dua karyawan dan satu anak yatim sedang berjaga di bagian depan.

"Saya lagi tidur di kamar sama anak istri dan di depan anak-anak yatim lagi baca Qur'an dan dua karyawan lagi main-main hp, jadi kita posisinya ada lima orang," katanya kepada Kompas.com, Selasa (10/9/2019).

Ia melanjutkan, tiba-tiba ada empat orang pelaku berboncengan menggunakan dua sepeda motor dan berhenti di depan.

Dua pelaku kemudian turun dari motor menghampiri sambil menodongkan celurit ke arah korban.

Korban yang ketakutan lalu pasrah saat komplotan rampok tersebut mengambil ponsel sambil mengancam.

"Empat orang. Saya kira mereka mau minta makan karena pada lari-lari, eh ternyata dia langsung ngeluarin celurit panjang. Iya, kaget semua dan pada lari ketakutan karena pelaku nodongin senjata tajam ngancem gitu. Minta hp sama minta duit, satu karyawan saya jatuh dari kursi, mau dibacok bilangnya ampun bang jangan bacok aku, akhirnya enggak dibacok tapi dimintai hp sama duit. Duit enggak ada juga sama sekali karena belum gajian. Akhirnya perampoknya ambil 3 unit hp," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Janin Ditemukan di Ruang Kelas, Siswi SMK Heboh

Regional
Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Fakta Lengkap Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Analogi Segitiga hingga Terasa Sampai Bandung dan Bima

Regional
Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Foto Syur Wanita Berbaju PNS Viral, Pemprov Jabar Lakukan Penelusuran

Regional
TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

TNI Perbatasan Gagalkan Penyelundupan Mobil Land Cruiser Asal Malaysia

Regional
Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Kisah Iman, Anak Yatim Penjual Gorengan di Trotoar: Dapat Rp 30.000 Sehari hingga Diajak Belanja ke Mal oleh Dedi Mulyadi

Regional
Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Ketika Imam Katolik Minta Maaf di Hadapan Jasad ODGJ Korban Pasung...

Regional
Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari

Regional
Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, 'Safe House' Dibutuhkan

Kasus Kekerasan Seksual Merebak di Karawang, "Safe House" Dibutuhkan

Regional
Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Pemprov Gorontalo Siap Ganti Rugi Sawah yang Gagal Panen Akibat Kemarau

Regional
Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Tim Gabungan Dikerahkan Atasi Kebakaran di Hutan Lereng Barat Gunung Slamet

Regional
Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Desa Ini Diteror Pria Misterius yang Raba dan Cium Wanita Saat Tidur

Regional
Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Bentrokan OKP dan TNI di Medan, 1 TNI Luka, Identitas Pelaku Masih Rahasia

Regional
Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Kisah di Balik Bocah 9 Tahun Mengemis di Aceh, Disiksa Orangtua Jika Pulang Tak Bawa Uang

Regional
Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Uji Lab Ungkap Sayur di Ambon Terpapar Pestisida, Petani Merugi

Regional
Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Hibur Pengungsi Kabut Asap Pekanbaru, Komunitas Ini Sediakan Buku Bacaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X