Depresi, Ricky Bakar Mobilnya Sendiri di Tempat Pembuangan Sampah

Kompas.com - 10/09/2019, 19:55 WIB
Mobil Toyota Calya yang dibakar oleh pemiliknya sendiri di TPA Ngipik, Gresik, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHMobil Toyota Calya yang dibakar oleh pemiliknya sendiri di TPA Ngipik, Gresik, Selasa (10/9/2019).

GRESIK, KOMPAS.com - Satu unit mobil Toyota Calya dengan nomor polisi L 1990 FB dibakar oleh pemiliknya sendiri, Ricky Wiryawan, di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik kota, Gresik, Jawa Timur, Selasa (10/9/2019).

Ricky, warga Tambak Segaran, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, membakar mobilnya sendiri karena depresi.

Mobil diperkirakan dibakar sekitar pukul 10.00 WIB dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

"Informasi dari masyarakat maupun dari pemulung yang ada di TPA, (mobil) memang sengaja dibakar oleh pemiliknya. Jadi sewaktu terbakar pemilik sudah berada di luar mobil, sehingga tidak ada korban jiwa," kata Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Ipda Yoyok Mardi, Selasa.


Baca juga: Satu Tersangka yang Bakar Mobil Berisi Ayah-Anak Alami Luka

Yoyok mengatakan, pemilik mobil itu sedang mengalami depresi atau gangguan kejiwaan. Sebab, saat diinterogasi, ia beberapa kali tidak menjawab secara jelas pertanyaan yang diajukan petugas.

"Setelah kita interogasi memang disinyalir si pemilik itu depresi, dan itu diketahui setelah ditanya memang tidak nyambung. Tapi dia sempat berkata, bahwa dirinya sengaja membakar (mobil), dan itu dibuktikan dengan ditemukannya korek api gas yang diakuinya dibeli dari Indomaret," beber Yoyok.

Dugaan pelaku mengalami gangguan kejiwaan juga dikuatkan oleh pihak keluarga. Kepolisian sudah menghubungi pihak keluarga, namun mereka malah enggan menerima kembali pelaku karena khawatir rumah juga akan dibakar.

"Dari pihak keluarga sendiri di Surabaya mengatakan, pemilik (mobil) sejak dua atau tiga bulan lalu memang mengalami depresi. Pihak keluarga ketika kami hubungi juga enggan menerima (kembali), sebab khawatir bakal kambuh lagi dan nantinya bakal membakar rumah mereka," katanya.

Baca juga: Bakar Polisi Saat Unjuk Rasa, Itu Tragedi Demokrasi

Saat ini Ricky masih diamankan di Mapolsek Gresik Kota guna dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Gresik terkait nasib Ricky.

"Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Dinsos, apakah nanti bakal dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk pengobatan lebih lanjut atau seperti apa," katanya.

Baca tentang


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Regional
7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

Regional
Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Regional
Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Regional
Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X