Viral Video Polisi Razia Mertua Sendiri saat Operasi Patuh, Ini Penjelasan Kasatlantas Polres Bojonegoro

Kompas.com - 10/09/2019, 09:51 WIB
Polisi Bojonegoro merazia ayah mertuanya sendiri saat Operasi Patuh Semeru, Senin (9/9/2019). Instagram Satlantas Polres BojonegoroPolisi Bojonegoro merazia ayah mertuanya sendiri saat Operasi Patuh Semeru, Senin (9/9/2019).

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Situs instagram Satlantas Polres Bojonegoro sempat mengunggah sebuah foto beserta narasi singkat tentang seorang anggotanya yang sedang menjalankan tugas Operasi Patuh Semeru 2019 dengan judul ' Bukan Karena Anak Tak Sayang Bapak' pada akhir pekan kemarin, Minggu (8/9/2019).

Namun tidak disangka, video tersebut sempat viral dan menjadi perbincangan warganet, lantaran anggota yang di foto dan tengah memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan itu ternyata memeriksa bapak mertua sendiri.

"Pemeriksaan oleh petugas terhadap pengendara kendaraan bermotor, dan ternyata pengendara tersebut merupakan bapak dari petugas itu sendiri yang kebetulan melintas di lokasi kegiatan," tulis dalam akun instagram resmi Satlantas Polres Bojonegoro.

Baca juga: Viral, Seorang Pengendara Keluarkan Jurus Silat Saat Kena Razia Polisi

Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro AKP Aristianto, membenarkan bila kejadian tersebut dialami oleh salah seorang anggotanya sewaktu menjalankan agenda operasi patuh semeru 2019.

"Benar, saya sendiri ada di lokasi saat itu. Bripka Parmono atau yang sehari-hari biasa disebut Pram, saat itu sedang memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara, nggak tahunya salah seorang yang diperiksa itu bapak mertuanya sendiri," ujar Aris, panggilan Aristianto, Selasa (10/9/2019).

Aris sendiri awalnya tidak mengetahui, jika salah seorang yang diperiksa oleh Bripka Pram adalah bapak mertuanya sendiri.

Namun ia kemudian diberitahu, bila yang diperiksa Bripka Pram itu adalah bapak mertua dari anggota lain yang kebetulan mengetahui.

Baca juga: Kasus Pria Tewas usai Serang Polisi karena Tilang, Polda NTB Bentuk Tim Investigasi

"Awalnya dia juga tampak kaget, saat memeriksa bapak mertuanya sendiri. Saya juga awalnya kaget, setelah diberitahu oleh salah seorang anggota yang lain, jika Bripka Pram saat operasi itu memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan milik bapak mertuanya," terangnya.

Menurut penuturan Aris, kejadian tersebut berlangsung saat pihaknya menggelar operasi patuh di Jalan Raya MT Haryono, Jetak, Bojonegoro, pada Sabtu (7/9/2019) pagi.

Profesional menjalankan tugas

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

"Bukan Karena Anak Tak Sayang Bapak" Pemeriksaan oleh petugas terhadap pengendara kendaraan bermotor, Dan ternyata pengendara tersebut merupakan bapak dari petugas itu sendiri yang kebetulan melintas di lokasi kegiatan. “Tadinya juga kaget yang memeriksa anak saya sendiri, tapi tidak apa memang kita kalo berkendara kan harus lengkap jadi tidak perlu khawatir” ulasnya sembari tersenyum. Kegiatan Razia Stasioner Ops Patuh Semeru 2019 Polres Bojonegoro . @polantasindonesia @polisipromoter @polisiindonesia @humaspolresbjn @divisihumaspolri @rtmcjatim @bidhumaspoldajatim @mitrapolisi.jatim @dikyasalantasjatim @kamsel.jatim @lakapolda @zebrajatim @berita_bojonegoro @suarasurabayamedia @gen.fm @ary.fadli @arissutrisno #polisiduluredewe #jogobojonegorobareng2 #polresbojonegorotersenyum #korpslalulintas #opspatuh2019 #opspatuhsemeru2019

A post shared by Satlantas Polres Bojonegoro (@satlantaspolresbojonegoro) on Sep 7, 2019 at 5:59pm PDT

Kejadian itu pun lantas diapresiasi olehnya, yang menunjukkan bahwa pihaknya tetap profesional dan tidak pandang bulu meskipun keluarga tetap diperiksa.

"Ini juga menunjukkan, bahwa tidak ada keluarga dan siapapun yang kebal hukum. Saya bersyukur memiliki anggota yang tetap profesional dalam menjalankan tugas, meski harus memeriksa keluarga sendiri," ucap dia.

Selain sisi profesionalitas yang ditunjukkan oleh Bripka Pram yang sehari-hari berdinas sebagai anggota Patroli Satlantas Polres Bojonegoro, Aris juga terkesan dengan perilaku yang ditunjukkan oleh bapak mertua Bripka Pram.

"Tanpa canggung, beliau (mertua Bripka Pram) saat itu juga menunjukkan surat-surat kendaraan lengkap, termasuk persyaratan lain dalam hal menyangkut keselamatan berkendara seperti menggunakan helm," kata Aris.

Dalam agenda operasi patuh 2019 yang telah dilaksanakan oleh pihaknya dalam beberapa hari, Satlantas Polres Bojonegoro setidaknya telah menindak 1.483 pelanggar dalam jangka waktu 10 hari.

Baca juga: Operasi Patuh, Polisi Amankan 3 Orang Pembawa Senjata Tajam di Manokwari



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X