Setahun Pimpin Sulsel, Ini Evaluasi dan PR Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman

Kompas.com - 09/09/2019, 19:11 WIB
Pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. KOMPAS.com/Hendra CiptoPasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Setelah mengklaim beberapa capaian usai memasuki setahun roda pemerintahannya di Sulawesi Selatan, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman mengakui masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk mengelola salah satu provinsi terkaya di Pulau Celebes ini. 

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengklaim telah melakukan beberapa evaluasi dari hasil pencapaian pemerintahannya selama setahun.

Menurut dia, masih banyak program yang akan dimaksimalkan pihaknya yang bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan. 

"Kami masih ingin mengejar beberapa aset yang tercatat tapi masih dalam masalah, menggenjot pendapatan, perampingan nomenklatur anggaran fokus prioritas visi misi, perijinan/keramahan investasi, serta beberapa program seperti SDM, reformasi birokrasi dan lainnya yang segaris kebijakan Bapak Presiden RPJMN 2020-2024," kata Andi Sudirman, kepada Kompas.com, Jumat (6/9/2019) lalu. 

Baca juga: Setahun Kepemimpinan Gubernur Nurdin Abdullah, Klaim Keberhasilan hingga Hak Angket

Senada dengan wakilnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, kedepannya, pihaknya tak ingin terlalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia mengatakan, untuk menstabilkan kondisi perekonomian di Sulsel, ia bakal memaksimalkan dunia usaha. 

Dengan mendukung penuh dunia usaha, lanjut dia, daerah Sulawesi Selatan terutama kegiatan perekonomian daerah itu bakal terus berjalan.

Maka dari itu, ia berusaha menciptakan regulasi-regulasi yang meringankan pengusaha, terutama investor dari luar Sulawesi Selatan, agar datang berinvestasi di provinsi yang dipimpinnya. 

"Kemarin kan kita sudah melakukan pertemuan dengan pengusaha-pengusaha besar di Jakarta, semua mencitrakan positif," ujar mantan bupati Bantaeng ini. 

Selain itu, guru besar Universitas Hasanuddin ini juga masih percaya kondisi ekonomi di Sulawesi Selatan masih akan stabil karena daerah ini masih surplus listrik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X