Setahun Kepemimpinan Gubernur Nurdin Abdullah, Klaim Keberhasilan hingga Hak Angket

Kompas.com - 09/09/2019, 16:57 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pada 5 September 2019 jadi penanda satu tahun masa kepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Setahun masa pemerintahannya, dua tokoh dari latar belakang berbeda ini mengungkapkan pencapaiannya. 

Beberapa pencapaian dari program kerja yang dijanjikan saat masa kampanye disampaikan Nurdin di tengah isu dualisme kepemimpinan yang menyorotinya.

Nurdin mengatakan, lima program prioritas yang disampaikan saat pelantikan telah dijalankan. 

Lima program prioritas yang sesuai dengan visi misinya itu antara lain pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi komoditas Sulsel, pembangunan infrastruktur di daerah terpencil,  rumah sakit regional di enam wilayah dan ambulans siaga, birokrasi antikorupsi dan pendidikan masyarakat madani, serta destinasi wisata andalan berkualitas internasional.

Baca juga: Pansus Hak Angket DPRD Sulsel: Indikasi Pemakzulan Gubernur Nurdin Abdullah Menguat 

Lima program prioritas itu, kata Nurdin, mewujud pada 11 capaian pembangunan yang telah dibuatnya. Yang pertama ialah percepatan pembangunan infrastruktur di Luwu Raya. 

"Masa depan Sulsel ada di Luwu Raya. Kita harus duduk bersama untuk menggali potensi di Luwu Raya untuk dioptimalkan demi kesejahteraan rakyat," ujar Nurdin Abdullah, Jumat (6/9/2019).

Beberapa kegiatan pembangunan di Luwu Raya, kata Nurdin, meliputi pengembangan Bandara Bua, pembangunan jalur dua dari Bua di Luwu ke Rantepao Toraja Utara, dan pembangunan jalan dari Malili ke Bantilan di Luwu Timur.

Ada juga pembangunan jalan dari Sabbang ke Seko di Luwu Utara sepanjang 130 km, pembangunan jalan tembus Tanrutedong di Sidrap ke Larompong di Luwu.

 "Ini harus didorong untuk menjadi sumber perekononian yang akan mendorong semua sektor," ungkapnya.

Pencapaian kedua, kata Nurdin Abdullah ialah meresmikan pengerjaan proyek yang diharapkannya bisa membangkitkan kunjungan wisatawan dan ekonomi di Toraja Utara. 

Proyek pengembangan dan pembangunan infrastruktur itu menghubungkan jalur wisatawan Bandara Bua di Luwu dan Rantepao di Toraja Utara. Ada juga jalan yang menghubungkan Rantepao ke Kalumpang di Mamuju Sulawesi Barat.

 Jalan dua jalur selebar 7 meter yang menyambungkan Bua di Luwu dengan Rantepao di Toraja Utara ini menurut Nurdin Abdullah akan mencari daya dorong bagi pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Toraja.

"Nanti wisatawan yang ke Toraja bisa melalui Bandara Toraja di Buntu Kunik dan bisa melalui Bandara Buah di Luwu. Nanti hanya bisa ditempuh selama 40 menit," ucap Nurdin. 

 Nurdin juga menyebut pada akhir tahun 2019, khusus untuk Bandara Internasional Toraja Buntu Kunik akan rampung.

Selain itu, pembangunan rumah sakit regional di beberapa wilayah seperti di Kota Parepare, Bone, dan Palopo. Pemprov Sulsel telah mengucurkan anggaran masing-masing Rp 75 miliar, Rp 100 miliar, dan Rp 150 miliar. 

 "Ambulans laut milik Pemerintah Provinsi Sulsel yang disumbang kepada Pemerintah Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) sukses menyelamatkan pasien dengan cara evakuasi dari Pulau Sabutung ke Rumah Sakit Umum Daerah di dataran,  20 Agustus lalu," kata Nurdin. 

Baca juga: DPRD Sulsel Resmi Ajukan Hak Angket untuk Gubernur Nurdin

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X