Ketika Polisi Baku Tembak dengan Mantan Prajurit Zeni Tempur TNI....

Kompas.com - 09/09/2019, 14:14 WIB
Ilustrasi polisi acungkan senjata KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi polisi acungkan senjata

KOMPAS.com - Aksi baku tembak sempat mewarnai penggerebekan komplotan pencuri sapi di Desa Batu Tungku, Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (7/9/2019).

Akibatnya, satu orang anggota polisi bernama Brigadir Ruvi Susanto terkena tembakan. Sementara itu, salah satu anggota komplotan pencuri juga tertembak. 

Berdasar penyelidikan, salah satu tersangka pencuri yang nekat menembaki polisi adalah seorang mantan anggota TNI dari Satuan Zeni Tempur (Zipur) bernama Khairullah.

"Dari informasi, tersangka yang sementara kami kejar ini adalah bekas anggota TNI, pecatan Zipur, catam (calon tamtama)," ujar Kapolres Tanah Laut, AKBP Sentot Adi, saat dihubungi, Minggu (8/9/2019).

Baca juga: 6 Fakta Polisi Baku Tembak dengan Komplotan Pencuri Sapi, Pelaku Pecatan TNI hingga Turunkan Anjing Pelacak

Sentot, menjelaskan, baku tembak terjadi karena Khairullah mencoba kabur ketika melihat polisi datang. Sementara itu, melihat gelagat Khairullah hendak kabur, polisi pun segera menghadang dengan mobil. 

Hadangan polisi itu tak menyurutkan nyali Khairullah. Dirinya nekat menabrakan mobil Innova miliknya ke mobil polisi. Melihat aksi itu, polisi segera turun dari mobil dan terjadilah baku tembak. 

"Mobilnya dihadang anggota, rupanya si tersangka ini melawan, jadi dia menabrakkan mobil itu ke mobil anggota, kemudian anggota turun, terjadilah baku tembak," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/9/2019).

Lari ke kebun karet

Melihat posisinya terdesak, Khairullah nekat tancap gas dan mencoba meloloskan diri. Namun karena ban mobil miliknya sudah tertembak, maka tersangka memutuskan berhenti di pinggir jalan dan masuk ke kawasan hutan karet. Hutan tersebut tak jauh dari lokasi baku tembak.

"Saat melarikan diri itu, polisi sempat mengejar, ketemu mobilnya tapi tersangka sudah lari masuk ke dalam hutan," ungkapnya.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pencarian terhadap Khairullah. Polisi juga telah menerjunkan anjing pelacak untuk melacak jejak tersangka.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

Regional
Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Regional
Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Regional
Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Regional
2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X