BMKG: Kabut Asap yang Landa Aceh Ganggu Penerbangan

Kompas.com - 08/09/2019, 13:09 WIB
Kabut asap cukup pekat di jalan lintas Riau-Sumbar, tepatnya di jalur dua perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Minggu (18/8/2019) siang. IDONKabut asap cukup pekat di jalan lintas Riau-Sumbar, tepatnya di jalur dua perbatasan Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Minggu (18/8/2019) siang.

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Kabut asap kiriman dari Provinsi Riau, menyelimuti sejumlah daerah di Provinsi Aceh seperti Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, Minggu (8/9/2019).

Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Kantor Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, menyatakan, dampak dari kabut asap itu berpengaruh ke jarak pandang dan dapat menganggu penerbangan.

Baca juga: Kabut Asap, Disdik Sumsel Kaji Mundurkan Jam Sekolah

Prakirawan BMKG Kantor Bandara Malikussaleh, Winda Retha Taranita, menyebutkan, jarak pandang mendatar saat ini di Lhokseumawe sekitar 4.000 meter dan jarak pandang ke atas sekitar 700 meter.

“Untuk kegiatan penerbangan cukup mengganggu mengingat jarak pandang horizontal dan vertikal yang cukup pendek. Kami sudah sampaikan kondisi itu ke pengelola bandara dan maskapai, keputusan terbang atau tidak pesawat tentu berada di tangan masing-masing maskapai,” sebut Winda, Minggu.

Dia menyebutkan, di Aceh hari ini tidak terpantau titik panas. Sehingga, dipastikan, kebakaran lahan di Riau menjadi penyebab kabut asap yang menyelimuti daerah itu.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Gubernur Kalbar soal Kabut Asap Kebakaran Lahan

Untuk masyarakat, sambung Winda, BMKG mengimbau berhati-hati dalam berkendaraan, seiring potensi menurunnya jarak pandang.

“Kami menganjurkan untuk menggunakan masker ketika melaksanakan aktivitas di luar ruangan, serta banyak minum air saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X