Pascarusuh Jayapura, Penjagaan Lapas di Papua Diperketat

Kompas.com - 08/09/2019, 11:42 WIB
Kakanwil Hukum dan HAM Papua Iwan Santoso KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKakanwil Hukum dan HAM Papua Iwan Santoso

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pascakerusuhan yang terjadi di Kota Jayapura pada 29 Agustus, penjagaan Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) di seluruh Papua diperketat.

"Tentunya iya, kita berkaca dari kejadian di Sorong (Napi) lari 250 orang lebih, kita tidak ingin di Papua terjadi seperti itu,' ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Papua, Iwan Santoso, di Jayapura, Minggu (8/9/2019).

Menurut dia, pada 29 Agustus sudah ada upaya pembobolan Lapas Abepura, namun beruntung aparat keamanan cepat datang sehingga aksi tersebut berhasil digagalkan.

Baca juga: Lapas Abepura Diserang Saat Kerusuhan Jayapura, 4 Napi Kabur hingga Dapur Dibakar

Lapas di Papua berjumlah lima, dua di Jayapura, dan masing-masing satu di Mimika, Jayawijaya dan Nabire.

Dengan seluruh Lapas kini dalam kondisi overload, maka penjagaan dibantu oleh kepolisian.

"Makanya kami minta bantuan aparat keamanan karena kalau sendiri kami tidak mampu karena jumlahnya sudah terlalu overload," kata dia.

Terkait 4 narapidana (napi) yang kabur pada saat terjadi kerusuhan di Jayapura, Iwan mengakui hingga kini seluruhnya belum berhasil ditangkap.

Baca juga: 6 Terpidana Kasus DPRD Sumut Dijebloskan ke Lapas

"Mereka semua sekarang masuk DPO (daftar pencarian orang)," kata Iwan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 4 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Abepura kabur saat terjadi kerusuhan massa di Jayapura, Kamis (29/8/2019).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, para napi tersebut kabur saat terjadi aksi pembakaran beberapa fasilitas di dalam Lapas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X