Sopir Tak Fokus, Penyebab Mobil Tabrak Truk yang Tewaskan Satu Keluarga

Kompas.com - 08/09/2019, 10:50 WIB
Toyota Agya yang memuat lima penumpang menabrak truk parkir di Probolinggo. Tiga orang meninggal di lokasi. KOMPAS.com/A. FaisolToyota Agya yang memuat lima penumpang menabrak truk parkir di Probolinggo. Tiga orang meninggal di lokasi.

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menyatakan, penyebab mobil Toyota Agya bernomor polisi N 1671 NE menabrak truk tronton yang sedang parkir di Jalur Pantura Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, karena sopir Agya kurang fokus.

Kanit Lantas Polres Probolinggo Ipda I Nyoman Harayasa menyatakan, hal tersebut berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.

“Si sopir kemungkinan kurang fokus hingga membuat mobil terlalu kiri dan menabrak truk. Itu kronologi sementara hasil meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian,” kata Harayasa, Minggu (8/9/2019).

Baca juga: Mobil Tabrak Truk Parkir, Satu Keluarga Tewas

Rozik, warga di sekitar lokasi kecelakaan mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Agya meluncur dari barat.

Para penumpang hendak pulang dari Surabaya ke kampung halamannya.

"Mobil putih itu tiba-tiba tak stabil dan oleng ke bahu kiri jalan. Waktu itu ada truk tronton parkir di bahu jalan. Truk ditabrak dari belakang oleh Agya," kata dia.

Bodi depan hingga samping rusak berat tak terbentuk. Bahkan, kaca dan rangka mobil berhamburan di jalan.

Baca juga: Truk Tabrak Warung di Jalur Bromo, 1 Tewas

Dirinya dan warga lainnya langsung melakukan evakuasi keada para korban. Tiga korban yang tewas di lokasi kejadian langsung dibawa ke Kamar mayat RSUD Waluyo Jati.

Sementara 2 korban yang luka-luka, yakni sopir mobil dan istrinya, dibawa ke IGD Waluyo Jati.

Korban tewas yakni Syamsul Arifin (25), Nurul istiqomah (25), dan Bilqis Sabrina Sauqi (3). Keluarga ini tercatat sebagai warga Kecamatan Besuk.

(KOMPAS.com/Ahmad Faisol)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Gempa Jepara Terasa hingga Banyumas, Kaca Rumah Bergetar

Regional
Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Regional
Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Gasak 2 Kg Emas, Perampok Lepaskan Tembakan 8 Kali, Anak 10 Tahun Tertembak di Pelipis

Regional
Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 71 Orang dalam Sehari

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Sumsel Tembus 71 Orang dalam Sehari

Regional
Ditertibkan Satpol PP, Dua Pasangan Mesum Sembunyi di Semak-semak

Ditertibkan Satpol PP, Dua Pasangan Mesum Sembunyi di Semak-semak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X