Pencarian Korban KM Santika Nusantara Dihentikan, Ini Penjelasan Basarnas

Kompas.com - 07/09/2019, 19:52 WIB
KM Santika Nusantara yang sudah ditarik ke Gresik dari Perairan Maselembu, Jawa Timur. KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHKM Santika Nusantara yang sudah ditarik ke Gresik dari Perairan Maselembu, Jawa Timur.

GRESIK, KOMPAS.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas) secara resmi menghentikan operasi pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan dalam kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara di Perairan Maselembu, Jawa Timur.

Kepala Sub Direktorat Pengerahan Potensi dan Pengendalian Operasi Basarnas Agus Haryono menjelaskan alasan pihaknya secara resmi menghentikan operasi yang dilakukan, kendati hingga hari ini masih ada dua korban yang belum diketahui nasibnya.

"Karena ini perintah dari Kepala Basarnas, sebab ini sudah dua kali perpanjangan. Ini sudah hari ke-16, sesuai SOP (standar operasional) Basarnas, kita sudah perpanjang dua kali," kata Agus dalam jumpa pers, Sabtu (7/9/2019).

Baca juga: Tim SAR Resmi Hentikan Pencarian Korban KM Santika Nusantara

Hanya saja, Agus menyebut, operasi bisa saja kembali dibuka, apabila pada saat proses pembersihan bangkai kapal KM Santika Nusantara yang dilakukan oleh PT IMS, ditemukan dua korban tersebut.

"Kalau nanti memang masih ada korban ditemukan di dalam kapal, nanti operasi bisa kita buka kembali," kata dia.

Kepala Basarnas mengaku turut berduka dan memberikan perhatian khusus terhadap kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara.

"Beliau menyampaikan simpati yang sangat mendalam, khususnya kepada keluarga dan kerabat korban yang meninggal dalam kecelakaan ini, dan juga yang masih dalam perawatan, semoga cepat sehat dan pulih kembali," kata Agus.

Sebelumnya KM Santika Nusantara yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tujuan Balikpapan, terbakar di Perairan Maselembu pada 22 Agustus 2019 lalu.

Sejak dilaporkan terbakar, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 311 orang penumpang.

Sebanyak 308 penumpang selamat dan 4 penumpang meninggal dunia. Hingga kini, masih ada 2 penumpang yang belum ditemukan.

Untuk langkah selanjutnya, pihak Basarnas menyerahkan proses lanjutan kepada jajaran kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kejadian yang dialami KM Santika Nusantara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X