Batuan Kuno yang Terpendam di Dataran Tinggi Dieng Bekas Candi

Kompas.com - 07/09/2019, 16:54 WIB
Lokasi penemuan batu kuno di Terminal Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019). DOK BPCB JATENGLokasi penemuan batu kuno di Terminal Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah telah mengamankan batu-batu kuno yang ditemukan di kawasan dataran tinggi Dieng, tepatnya di area terminal Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Juru Pelihara BPCB Jateng Tusar menyebut, batu- batuan kuno yang ditemukan di area tersebut telah diamankan. Untuk sementara batu-batu tersebut dievakuasi di lokasi yang tidak jauh dari area terminal.

"Sementara untuk batu yang sudah terbuka dikumpulkan, diamankan. Sudah banyak sekali (yang ditemukan), sudah ratusan," kata Tusar saat dihubungi, Sabtu (7/9/2019).


Baca juga: Ditemukan, Puluhan Batu Kuno Terpendam di Dataran Tinggi Dieng

Menurut rencana, batu-batu tersebut nantinya akan dikumpulkan atau ditata di kompleks candi di wilayah setempat.

Tusar menjelaskan batu-batu kuno yang ditemukan termasuk benda purbakala. Batu-batu tersebut diduga kuat merupakan batu bekas bangunan candi.

"Ini termasuk benda purbakala, ini batu-batu candi, tapi batu biasa tidak ada reliefnya. Kemungkinan batu-batu pondasi candi. 

Baca juga: Badan Geologi Bawa Sampel Tanah dan Batuan dari Lokasi Tanah Bergerak di Nyalindung

Seperti diberitakan, batu kuno tersebut ditemukan saat pengerjaan proyek revitalisasi terminal Dieng Wetan, Sabtu (7/9/2019).

Bebatuan ditemukan terpendam di area sisi utara terminal dengan luas sekitar 1X20 meter.

Ukuran batu yang ditemukan bervariasi, yang terbesar memiliki ukuran panjang sekitar 15X50 sentimeter dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter. Batu tersebut diduga merupakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X