Polisi Diminta Hentikan Kasus Satu Pelaku Video Mesum yang Meninggal di Garut

Kompas.com - 07/09/2019, 16:17 WIB
Tetangga A tampak membantu pengurusan jenazah A sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum dekat perumahannya, Sabtu (7/9/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGTetangga A tampak membantu pengurusan jenazah A sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum dekat perumahannya, Sabtu (7/9/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Soni Sonjaya, penasihat hukum A alias R, salah satu pelaku video seks tiga pria satu wanita di Garut yang meninggal, menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penghentian perkara hukum kliennya.

"Tadi kita sudah ke Polres Garut dan Polres meminta surat keterangan kematian dari pemerintahan desa," katanya.

Menurut Soni, penghentian proses hukum dalam kasus ini hanya untuk kliennya. Sementara untuk tersangka lainnya menjadi kewenangan aparat hukum.

"Yang lain (tersangka) bukan kewenangan saya untuk bicara," katanya.

Korban banjir

A alias R pelaku video seks tiga pria satu wanita di Garut yang meninggal pada Sabtu (7/9/2019) pernah menjadi korban banjir bandang Cimanuk Garut pada Septembwr 2016 lalu.

Rumah yang ditempati A bersama keluarganya di Desa Sirnajaya merupakan perumahan bagi korban bencana banjir bandang Cimanuk.

Baca juga: Video Mesum di Garut, Jadi Tersangka UU Pornografi hingga Mantan Suami Meninggal karena Sakit

Cicih (50), tetangga A di perumahan korban banjir bandang Cimanuk saat ditemui Sabtu (7/9/2019) mengungkapkan, A bersama keluarganya pindah menempati rumah baru tersebut sekitar empat bulan lalu.

"Pindahnya duluan dia, sebelum listrik nyala, saya mah baru tiga bulan di sini," jelas Cicih.

Cicih mengaku sudah mengenal lama A dan keluarganya karena sebelum jadi korban banjir bandang, ia juga bertetangga dengan keluarga A di Kampung Sanding, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota.

Menurut Cicih, saat banjir bandang, rumahnya dan keluarga A rusak berat hingga tak bisa ditempati.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X