Bahagianya Suami-Istri Patah Kaki Asal Flores Dapat Akta Kelahiran Anak, Namanya Terinspirasi Jokowi

Kompas.com - 06/09/2019, 13:19 WIB
Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang dan Ketua Bhayangkari saat menemui pasutri yang alami patah kaki di Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (5/9/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISKapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang dan Ketua Bhayangkari saat menemui pasutri yang alami patah kaki di Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (5/9/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang didampingi ketua Bhayangkari memberikan akta kelahiran kepada putra pasangan suami istri yang patah kaki asal Flores, NTT, Quido Van Areso dan Yovento.

Tampak Quido dan Yoventa tersenyum sumringah mendapatkan akta kelahiran anaknya. Quido dan Ares menamakan anak mereka Vinsensius Joko Sosio. Joko diambil dari nama Presiden Joko Widodo.

"Kita ambil nama Pak Presiden itu sebagai tanda terima kasih sudah membantu pengobatan saya dan istri," ujar Quido usai menerima akte kelahiran putranya, di halaman Mapolsek Waigete, Sikka, NTT, Kamis (5/9/2019).

Baca juga: Kisah Pasangan Suami-Istri Patah Kaki asal Flores yang Disantuni Jokowi

Quido pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Sikka.

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengaku bahagia bisa membantu pasangan suami istri ini.

"Kisah pasutri korban laka lantas ini adalah inspirasi bagi kita semua. Untuk untuk mengubah keadaan keluarga Quido butuh 1.000 orang. Apalagi untuk mengubah seluruh warga Waigete. Dibutuhkan kerja dan orang yang lebih banyak lagi," ungkap Situmorang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X