Tragedi Gadis 13 Tahun Dibunuh dan Diperkosa di Tengah Kebun...

Kompas.com - 06/09/2019, 13:03 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pada Jumat (30/8/2019) siang, gadis berusia 13 tahun asal Lebak berinisial S, sedang sendirian di saung sebuah kebun yang dijaga oleh keluarganya.

Kebun tersebut milik warga Cisimeut, Kabupaten Lebak, Banten.

Arsad, kakak laki-laki S baru saja pergi mencari burung. Namun saat Arsad kembali ke saung, ia menemukan adik perempuannya tewas dengan luka bacok di bagian tubuh.

Bukan hanya itu, polisi menemukan bercak sperma di tubuh korban. Besar kemungkinan S diperkosa sebelum dilukai hingga meninggal oleh pelaku.

Baca juga: 3 Pembunuh dan Pemerkosa Remaja 13 Tahun di Lebak Ditangkap

 

Satu pelaku ditangkap di OKU Selatan

Kurang dari sepekan polisi berhasil menangkap 3 pelaku pembunuhan dan perkosaan gadis asal Lebak, Banteng.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto melalui pesan singkat, Kamis (5/9/2019) menjelaskan bahwa satu pelaku ditangkap di Palembang dan dua pelaku ditangkap di Cisimeut.

Mereka adalah AMS alias E, AR alias P, dan E.

Tersangka AMS ditangkap di Palembang saat tidur di rumah keluarganya di Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan.

Baca juga: Pembunuh Gadis 13 Tahun Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Keluarga

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres OKU Selatan AKP Kuniawi mengatakan, penangkapan tersebut berlangsung pada Rabu (4/9/2019).

AMS pernah tinggal di kecamatan tersebut, sebelum pindah bersama keluarganya saat AMS masuk SMP.

Hal tersebut yang membuat keluarga tidak curiga saat AMS datang ke Kecamatan Buay Pemaca.

"Tidak ada tanda-tanda kalau bermasalah, sehingga dari keluarganya itu biasa saja. Ketika ditangkap, kita baru jelaskan kalau dia terlibat pembunuhan," ujar Kurniawi.

Baca juga: Seorang Remaja Diperkosa dalam Keadaan Tewas usai Dibunuh Secara Sadis

 

Sudah rencanakan perkosaan

Dirkrimum Polda Banten Kombes Novri Turangga mengatakan tiga pelaku sudah berencana memperkosa gadis 13 tahun tersebut.

Bahkan mereka sudah mengatur strategi saat mengetahui S sendirian di saung tengah kebun Cisimeut.

Dari keterangan pelaku, saat kejadian S sedang memotong kayu bakar di belakang gubuk.

Pelaku AMS datang dan berpura-pura meminjam golok yang dipegang korban. Saat itulah aksi perkosaan terjadi.

Korban sempat melawan dan salah seorang pelaku berusaha melukai korban dengan golok hingga dua tangan dan leher korban terluka.

Novri mengatakan korban dipekosa dalam keadaan tidak bernyawa. Saat ini, tiga pelaku tersebut diamankan di Polda Banten.

Baca juga: Pembunuhan Ayah dan Anak di Lebak Bulus, Polisi Minta Keterangan Tetangga

SUMBER: KOMPAS.com (Aji YK Putra, Acep Nazmudin)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak Akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta

Regional
Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Ketua KPU Positif Covid-19, Debat Pilkada Balikpapan Dibatalkan Mendadak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap, Bawa Sabu 16 Kg | Demi Membela Diri dan Lindungi Aset Negara, Satpam Ini Dipenjara

Regional
 Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Pinjami Uang Rp 145 Juta, Yulia Dibunuh Rekan Bisnis Secara Sadis

Regional
2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

2 Satpam Dipenjara karena Tak Sengaja Bunuh Terduga Pencuri yang Masuk Obyek Vital Negara

Regional
8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

8 Orang Mengungsi karena Rumah Rusak Diguncang Gempa Pangandaran M 5,9

Regional
Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Keluarga Sengaja Tak Beritahu Pernikahan Siswi SMP ke KUA, Kadus: Takut Dipisahkan

Regional
Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Libur Panjang di Tengah Pandemi, Ini Persiapan Sejumlah Daerah

Regional
Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Pestisida Palsu Marak di Indonesia, Rugikan Petani dan Produsen

Regional
'Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah' 

"Saya Bingung Mau Ngapain, 4 Bulan Tak Sekolah, Tak Punya HP, Saya Mau Ketika Dia Ajak Nikah" 

Regional
Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Asyik Berswafoto di Jembatan Layang, Seorang Pemuda Tewas Terjatuh

Regional
Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Tak Sanggup Hidup Susah, Siswi SMP di Lombok Memutuskan Nikahi Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X