Gubernur Murad: Sebetulnya Kita Orang Maluku Tidak Benci Ibu Susi, tetapi...

Kompas.com - 06/09/2019, 11:11 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail keluar bersama sejumlah pejabat kementrian  Kelautan dan Perikanan dari kantor Gubernur usai memberikan keterangan kepada waratwan, Kamis (5/9/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail keluar bersama sejumlah pejabat kementrian Kelautan dan Perikanan dari kantor Gubernur usai memberikan keterangan kepada waratwan, Kamis (5/9/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail mengatakan, persoalan yang terjadi dengan Menteri Kelauatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tidak perlu dibesar-besarkan lagi.

Murad mengatakan, persoalan tersebut telah selesai.

“Saya minta kepada kalian (wartawan) jangan dibesar-besarkan lagi sesuatu yang telah berlalu. Keluar dari sini semuanya selesai,” kata Murad usai bertemu dengan para utusan Menteri Susi di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/9/2019).


Murad mengatakan, pernyataan perang yang dilontarkan kepada Susi itu hanya sebagai reaksi atas apa yang terjadi terhadap sektor perikanan di Maluku.

Menurut dia, ketegangan yang terjadi antara dirinya dengan Susi itu lantaran tidak terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik.

“Sebenarnya kita orang Maluku tidak benci kepada Ibu Susi, terutama saya. Tidak ada sedikit pun membenci. Cuma selama ini kita tidak punya komunikasi yang baik, koordinasi dan tidak terjadi kolaborasi, sehingga hal-hal sedikit saja yang muncul jadi hal yang besar," kata Murad.

Baca juga: 3 Jam Bertemu Utusan Menteri Susi, Ini 5 Tuntutan Gubernur Maluku

Murad mengatakan, perang adalah jalan terakhir, setelah dilakukan musyawarah mufakat.

Murad memastkan bahwa istilah perang itu hanya kelakar yang dia lomtarkan.

"Jadi perang itu perang main-main saja, kalau di laut kan pistol air, bukan pistol betulan. Kalau dulu saya Dankor Brimob, baru saya pakai pistol benar,”kata Murad sambil tertawa.

Dia pun berharap agar apa yang menjadi seluruh harapan masyarakat dan Pemerintah Provinsi Maluku dapat dipenuhi oleh pemerintah pusat.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar, 4 Tewas

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar, 4 Tewas

Regional
Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X