Penipuan Bermodus CPNS, Pelaku Dapat Untung Rp 120 Juta

Kompas.com - 06/09/2019, 10:55 WIB
Pelaku (tengah kaos biru) penipuan berkedok penerimaan pegawai negri sipil, saat rilis di mapolres Trenggalek Jawa Timur (05/09/2019). SLAMET WIDODOPelaku (tengah kaos biru) penipuan berkedok penerimaan pegawai negri sipil, saat rilis di mapolres Trenggalek Jawa Timur (05/09/2019).

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Seorang pelaku penipuan dengan modus penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) ditangkap polisi di Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (5/9/2019).

Pelaku tersebut diketahui bernama Tardjono Kusumo (58), warga desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Tardjono sehari-hari berprofesi sebagai humas salah satu perusahaan.

Sedangkan, korban berinisial SR merupakan warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, Trenggalek.

“Guna melancarkan aksinya, pelaku mengaku utusan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKN) kepada korban,” ujar Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S.

Baca juga: Mengaku Kepala Satuan Narkoba, Pengangguran Bawa Kabur Honda Jazz

Awalnya, pada 12 Oktober 2016 silam, pelaku meminta korban mengirim uang sebesar Rp 50 juta.

Uang itu untuk mendapatkan kode pribadi bahwa anak korban berinisial HS, masuk dalam daftar penerimaan calon PNS pada 2016.

Selang beberapa bulan kemudian, pelaku kembali minta uang kepada korban secara terus menerus dan berkala.

Terakhir, pada Juli 2017, korban mengirim uang sebesar Rp 10 juta, sehingga total uang milik korban yang sudah diminta pelaku mencapai Rp 120 juta.

“Alasan pelaku, uang tersebut untuk pelunasan dalam rangka mendapatkan PIN dan SKEP anak korban, yang menurut keterangan pelaku akan dibantu dimasukkan sebagai PNS di Dinas Perhubungan Trenggalek,” kata Didit Bambang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X