5 Pernyataan Gubernur Maluku Murad Ismail, Minta Bangun Pasar Ikan hingga Tolak Legalkan Miras Tradisional

Kompas.com - 06/09/2019, 06:02 WIB
Gubernur Maluku Murad Ismail didampingi Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa saat meninjai perispaan mudik lebaran di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (28/5/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku Murad Ismail didampingi Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa saat meninjai perispaan mudik lebaran di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Selasa (28/5/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan perang ke Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Murad menilai kebijakan moratorium yang diberlakukan Susi telah merugikan Maluku.

Pernyataan tersebut mendapat respon dari Menteri Susi dengan mengirim utusan untuk menemui Gubernur Murad.

Utusan yang datang adalah Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilanto Perabowo, Dirjen Tangkap M Zulfikar, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Keluatan (PSDKP) Agus Suherman, dan Satgas Ilegal Fishing KKP Yunus Husein.

Setelah melakukan pertemuan selama 3 jam, Gubernur Maluku ajukan 5 tuntutan kepeda Menteru Susi.

Ia juga menyatakan permasalahan selesai dan mengapresiasi Menteri Susi yang dianggap merespons cepat permasalahan yang ada.

Dilansir dari Kompas.com, Murad Ismail adalah purnawirawan perwira tinggi Polri dan pernah menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri dengan pangkat Irjen Polisi.

Sebelum pensiun dia menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Murad maju di Pildada Maluku tahun 2018 bersama Barnabas, diusung partai koalisi PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem, PKB, Hanura, PKPI, PAN, dan PPP.

Pria kelahiran Maluku ini berhasil mengalahkan pasangan petahana Said Assagaff-Anderias Rentanubun, dan pasangan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath.

Selain menyatakan perang dengan Mentari Susi, berikut 5 pernyataan Gubernur Murad yang mejadi perhatian publik:

 

1. Ancam ASN yang suka nongkrong di rumah kopi

Saat melantik pejabat Sekda Maluku di aula lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Murad Ismail mengancam akan memebrikan sanksi tegas kepada para Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang kerap berkeliaran saat jam kerja dan lebih memilih nongkrong di sejumlah rumah kopi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X