Iuran Peserta Mandek, BPJS Kesehatan Samarinda Tunggak Pembayaran Rp 184 Miliar

Kompas.com - 04/09/2019, 22:03 WIB
Suasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Jalan Wahab Syahranie, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSuasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Jalan Wahab Syahranie, Rabu (4/9/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Hingga Agustus 2019 total tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda senilai Rp 184 miliar.

Tunggakan ini ada di sembilan fasilitas kesehatan rumah sakit, klinik dan puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Samarinda.

Nilai tunggakan tersebut terus bergerak fluktuatif. Naik turun seiring penerimaan pasien BPJS oleh rumah sakit.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Octavianus Ramba mengatakan besarnya tunggakan tersebut akibat pembayaran iuran peserta yang mandek.

Baca juga: Tanggung BPJS Kesehatan Seluruh Warga, Belitung Raih Predikat UHC

Peserta menunggak iuran

Menurut Ramba jumlah peserta yang menunggak hingga Agustus 2019 sebanyak 228.361 jiwa dari 586.775 jiwa yang terdaftar sebagai peserta.

"Lebih banyak di domisi peserta Mandiri ketimbang Penerima Bantuan Iuran (PBI)," ungkapnya, Rabu (4/9/2019) saat ditemui di Kantornya Jalan Wahab Syahranie, Kota Samarinda.

Menurut Ramba umumnya faktor ekonomi jadi penyebab utama tersendat pembayaran. Namun, ada pula kurangnya kesadaran peserta.

Misalnya ada yang malas membayar saat sehat. Peserta baru membayar ketika sakit.

Masalah lain karena lupa bayar sehingga menumpuk.

"Inilah kenapa kita pakai auto debit, memberi kemudahan cukup dipotong," kata dia.

Baca juga: Rencana Pemerintah Tutup Defisit BPJS, dari Wacana Kenaikan Premi hingga Pelibatan Pemda

Solusi defisit anggaran

Ramba menyatakan BPJS Kesehatan tentu kesulitan jika dana klaim lebih besar daripada iuran peserta yang terkumpul.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X