Rumah Dibongkar Satpol PP, Warga Bogor Ini Tetap Melanjutkan Pernikahan

Kompas.com - 04/09/2019, 21:32 WIB
Sejumlah warga menyumbang tenaga untuk memasak jamuan makan (rewang) bagi para tamu undangan pernikahan besok, di lokasi pembongkaran, Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN Sejumlah warga menyumbang tenaga untuk memasak jamuan makan (rewang) bagi para tamu undangan pernikahan besok, di lokasi pembongkaran, Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pembongkaran puluhan bangunan di Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat menjadi catatan tersendiri bagi calon pengantin wanita yang akan melangsungkan resepsi pernikahan besok pagi.

Dari 30 unit rumah dan warung dibongkar menggunakan ekskavator oleh petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bogor.

Salah satunya rumah milik calon mempelai wanita bernama Rini Sumiati (19).

Sang ibu bernama Aoh (45) mengatakan, sejauh ini Rini cemas setelah mengetahui rumahnya rata dengan tanah sejak dibongkar pada Rabu (4/9/2019) sore tadi.


Baca juga: Viral Penipuan Wedding Organizer, Tak Ada Dekorasi dan Makanan Pada Resepsi Pernikahan

Mempelai pun bingung....

Sang anak bahkan sudah berniat ingin membatalkan pernikahan lantaran lokasi resepsi tak mungkin bisa digunakan lagi.

"Sampai sekarang dia belum pulang lagi bingung besok pernikahannya gimana, karena kan niatnya tadi resepsi dirumah tapi dibongkar ya saya pasrah dan mengajaknya untuk resepsinya di warung sama rumah warga, tapi dia (Rini) ingin batalin aja," ungkapnya kepada Kompas.com di lokasi.

Namun lanjut dia, kepalang tanggung jika pernikahan harus dibatalkan begitu saja, segala cara akhirnya ditempuh dengan menyiapkan tempat rewang dadakan agar pihak keluarga tidak menanggung malu karena sudah menyebarkan undangan.

"Kalau sudah nikah nanti bingung mau tinggal di mana ibu ? rumah sudah enggak ada mau nyewa enggak punya uang," ucap Aoh menirukan kekhawatiran anaknya.

Baca juga: Mahasiswi yang Diduga Gantung Diri Jelang Pernikahan Tinggalkan Surat

Malu pada keluarga mempelai pria

Sejumlah warga menyumbang tenaga untuk memasak jamuan makan (rewang) bagi para tamu undangan pernikahan besok, di bawah tenda lokasi pembongkaran Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN Sejumlah warga menyumbang tenaga untuk memasak jamuan makan (rewang) bagi para tamu undangan pernikahan besok, di bawah tenda lokasi pembongkaran Kampung Naringgul, Desa Tugu Utara, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).
"Awal saya juga bingung harus gimana tapi kita dukung harus nikah karena nanti malu sama keluarga pria yang di Cianjur kan nanti juga bisa pindah ke sana,," tambahnya.

Aoh pun tidak pernah menyangka hari pernikahan anaknya bertepatan dengan pembongkaran rumah milik mendiang suaminya.

"Suami sudah meninggal, rumah hilang (dibongkar), anak akan pergi juga, tinggal saya sendiri enggak tahu nanti tinggal di mana padahal saya sudah puluhan tahun sampai Rini lahir," ucapnya tersedu-sedu.

Meski begitu, dirinya tetap gembira karena anak semata wayangnya akan menempuh hari kebahagiaan.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X