Kompas.com - 04/09/2019, 15:40 WIB
Perahu nelayan ditambatkan di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandara, Jumat (21/6/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAPerahu nelayan ditambatkan di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandara, Jumat (21/6/2019).

PANGANDARAN, KOMPAS.com - Penataan Pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang dijadikan Bali kedua Indonesia, sudah berjalan sekitar tiga minggu sejak dimulai pada 13 Agustus 2019.

Pada tahap pertama, Pantai Barat dan Timur Pangandaran yang akan dilakukan revitalisasi.

"10 Desember selesai. Namun tahun 2020 berlanjut, ada pembangunan break water.  (Pantai) Batu Hiu, Karapyak juga (direvitalisasi), tahun 2020 selesai," jelas Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat ditemui di Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Rabu (4/9/2019).

Selain penataan pantai, Jeje mengatakan, pihaknya fokus memperbaiki infrastruktur jalan.

Baca juga: Bupati Pangandaran Akan Ikuti Beauty Contest di Tiongkok

 

Nantinya, kata dia, akan ada jalan penghubung di pinggir pantai dari Pantai Pangandaran ke Pantai Batu Hiu.

Selain itu, akan ada jembatan yang menghubungkan Bojongsalawe hingga Pantai Batu Karas.

Untuk menunjang Pangandaran sebagai daerah wisata berkelas dunia, Jeje berharap penerbangan dari Bandung menuju Pangandaran segera terwujud.

"Mudah-mudahan sudah jalan (2020)," kata dia.

Ditanya kelebihan Pangandaran dibanding Bali jika penataan sudah selesai, Jeje hanya tersenyum.

"Enggak bisa ngomong saya, nanti kita lihat," ucapnya.

Dia menyampaikan, Bali punya keunggulan tersendiri. Pangandaran pun memiliki ciri khas.

"Ini salah satunya (seni Ronggeng Gunung)," jelasnya.

Pemkab Pangandaran bersama Pemprov Jawa Barat sedang merancang sebuah desa wisata, salah satunya di Desa Cikalong, Sidamulih.

Nantinya di sana ada tempat khusus pengembangan wisata budaya, salah satunya Rongge Gunung.

"Nanti banyak hal-hal yang tentunya beda dengan Bali," jelasnya.

Pantauan di Pantai Barat Pangandaran, pengemudi alat berat backhoe sedang menggali tanah untuk membuat drainase baru di pinggir jalan.

Baca juga: Bupati Pangandaran Usul ke Gubernur Jabar agar Bus Wisata Ditambah

 

Tampak pula tukang yang sedang memikul batu, maupun menanggung adukan semen untuk membangun pondasi.

Batako, bata merah tersusun rapi tak jauh dari bibir pantai. Selain itu, ada pula gundukan pasir sebagai campuran semen disimpan di pinggir jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.