Ridwan Kamil Cari Sekda yang Tak Berpolitik

Kompas.com - 04/09/2019, 12:17 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai mengisi kuliah di Sekolah Pimpinan Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui usai mengisi kuliah di Sekolah Pimpinan Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/9/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mencari sosok sekretaris daerah ( sekda) baru.

Ada sejumlah kriteria sekda yang ia inginkan, salah satunya tak ikut campur dalam dunia politik.

"Saya kira berkaca dari pengalaman, saya ingin sekda itu fokus dalam urusan administrasi, jangan terbawa dinamika politik. Sekda terdahulu kan punya minat ke arah politik sehingga terjadilah banyak hal yang sebetulnya tak perlu terjadi," ujar Emil, sapaan akrabnya, usai mengisi kuliah di Sekolah Pimpinan Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/9/2019).

Selain itu, Emil juga ingin sekda baru punya profesionalitas dan bisa menerjemahkan visi misi gubernur dan wakil gubernur.

Baca juga: Sekda Jabar Ditahan KPK, Ridwan Kamil Cari yang Baru

 

Diakui Emil, beban kerjanya bertambah sejak sekda Jabar nonaktif Iwa Karniwa tersandung perkara hukum.

"Saya kira kuncinya itu saja, saya ingin yang profesional, bisa menerjemahkan visi misi gubernur secara detail. Jangan sampai gubernur seperti hari ini mengurusi hal teknis yang sebetulnya bisa diselesaikan di level sekda," ungkap dia.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mencari sekda baru menyusul penahanan Sekda Jabar nonaktif Iwa Karniwa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Saat ini, Ridwan telah menunjuk Asisten Bidang Pemerintahan Daud Ahmad sebagai pelaksana harian (Plh) Sekda Jabar.

Ia telah mengirimkan surat kepada Kementrian Dalam Negeri perihal rencana pergantian sekda Provinsi Jawa Barat yang baru.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, hasil komunikasi awal dengan Kemendagri menyebutkan jika pergantian sekda bisa dilakukan lewat penunjukan langsung atau lelang terbuka.

"Jadi, sudah diputuskan dan saya sudah kirim surat ke Kemendagri. Bahwa kami akan memproses pencarian sekda baru, bentuknya sedang dikonsultasikan. Ada opsi penunjukan langsung juga bisa ternyata sesuai aturan, selama memenuhi syarat. Ada opsi juga dilelang dicari dari mana-mana itu juga sedang dipertimbangkan menunggu masukan dari Kemendagri," ungkap Emil.

Baca juga: Soal Sekda Jabar, Ridwan Kamil Akan Konsultasi dengan Kemendagri

Emil pun belum memutuskan mekanisme mana yang akan ia ambil. Ia mengaku, ingin mendapat arahan dari Kemendagri terlebih dahulu untuk memastikan keputusannya tak menimbulkan dinamika.

"Saya nunggu petunjuk dulu (dari Kemendagri) mana yang secara dinamika paling sedikit," kata dia.

Sebelum sekda definitif terpilih, Emil rencananya akan menunjuk Asisten Bidang Pemerintahan Daud Ahmad sebagai pejabat sementara (Pjs) Sekda Jabar. Sebelumnya, Daud juga ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) sekda Jabar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X