Hak Restitusi Bisa Didapatkan Anak Korban Pemerkosaan, Begini Caranya

Kompas.com - 04/09/2019, 11:43 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Para korban kasus pemerkosaan anak yang dilakukan terpidana kebiri kimia di Mojokerto, Jawa Timur, sebenarnya bisa memerolah hak restitusi atau ganti kerugian.

Hal itu juga berlaku bagi korban kasus pemerkosaan anak lainnya.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi. Hak restitusi bagi anak-anak korban kejahatan seksual diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Arie Satria mengatakan, secara teknis, hak restitusi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Restitusi Bagi Anak yang Menjadi Korban Tindak Pidana.

Menurut Arie, 9 anak di Kabupaten Mojokerto yang menjadi korban kasus pencabulan dan kejahatan seksual bisa memeroleh hak restitusi.

Hak restitusi bisa diajukan orangtua atau wali korban sebelum persidangan.

Hak itu juga bisa diajukan setelah hakim memutus perkara.

"Berdasarkan PP 43 Tahun 2017, para korban bisa memeroleh hak restitusi. Tapi memang ada syarat yang harus dipenuhi," kata Arie saat ditemui Kompas.com, di Kantor Kejari Mojokerto, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Tanggapan Keluarga Korban Setelah Pemerkosa 9 Anak Dihukum Kebiri

Menurut Arie, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto terkait kasus pencabulan dan kekerasan seksual terhadap 9 anak, hakim tidak menyebut kewajiban terpidana untuk memberikan hak restitusi.

Arie mengatakan, selama persidangan terhadap terdakwa Muh Aris, hak restitusi bagi para korban tidak masuk dalam berkas penuntutan, karena tidak ada permintaan dari korban.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Mamuju Tengah, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

4 Pencuri Relief Makam Ditangkap, Barang Curian Hendak Dijual ke Jakarta

Regional
Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Bikin Kerangka Jendela

Regional
Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Beredar Foto Diduga Hasil Putusan MA soal Gugatan Petahana, Ini Tanggapan KPU Ogan Ilir

Regional
23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

23 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning, Khofifah: Kesembuhan Konsisten Dibanding Kasus Baru

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai November, Guru dan Siswa Harus Tes Swab

Regional
Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Baru Lahir, Bayi Perempuan Ini Positf Corona Tertular dari Ibunya

Regional
Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Ingin Hidup Mandiri, Puluhan Mantan ODGJ Bercocok Tanam hingga Membatik

Regional
Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Banjir Bandang Terjang Tujuh Desa di Trenggalek, Ratusan Rumah Terendam

Regional
Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Erick Thohir: 2022 Tak Lagi Beli Vaksin Impor

Regional
Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Viral, Video Anggota TNI Masuk Gorong-gorong, Begini Ceritanya

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Regional
2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Regional
Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X