Buru dan Kuliti Lutung di Taman Nasional Gunung Rinjani, 2 Pria Ditangkap

Kompas.com - 04/09/2019, 11:39 WIB
Polisi menangkap dua orang diduga pelaku perburuan liar hewan jenis lutung di kawasan TNGR. dok. Humas Polda NTBPolisi menangkap dua orang diduga pelaku perburuan liar hewan jenis lutung di kawasan TNGR.

 

MATARAM, KOMPAS.com -  Polres Lombok Timur menangkap dua orang warga yang diduga melakukan perburuan liar di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat (NTB).

J (26) dan M (44), warga Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, ditangkap karena diduga melakukan perburuan liar hewan dilindungi jenis lutung yang berada di dalam kawasan TNGR.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Purnama menjelaskan, kronologis kejadiannya berawal dari informasi masyarakat bahwa di dalam Kawasan TNGR di Dusun Joben, Desa Pesangrahan, Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, ada dua orang yang membawa senapan angin masuk kawasan TNGR.

Baca juga: Sungai Musi Surut, Warga Ramai-ramai Berburu Remis

Warga curiga keduanya akan melakukan perburuan di dalam kawasan TNGR dan melaporkan ke petugas.

Polisi bersama petugas TNGR lalu masuk ke dalam kawasan dan mendapati dua orang tengah berada di dalam kawasan hutan, sedang melakukan perburuan dengan menggunakan senapan angin.

"Pada saat diamankan, petugas menemukan kedua pelaku sedang membawa hasil buruannya berupa potongan satu ekor daging lutung yang sudah dikuliti," terang Purnama seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (3/9/2019).

Setelah diinterogasi petugas, ternyata masih ada satu ekor lutung yang sudah dikuliti dan disimpan di dalam jok sepeda motor milik pelaku yang saat itu diparkir di sekitar tempat perburuan.

"Dari keterangan, mereka melakukannya kurang lebih sudah sebanyak 3 (tiga) kali dan hasil buruannya tersebut di konsumsi sendiri," jelas Purnama.

Baca juga: Cerita Punahnya Komodo di Pulau Padar, Perburuan Liar hingga Pembakaran Lahan

Atas kejadian tersebut, keduanya lalu dibawa ke Polres Lombok Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor milik pelaku, satu pucuk senapan angin dan dua ekor lutung hasil buruan yang sudah dipotong dan dibersihkan/dikuliti.

Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf a dan huruf b Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAE).

Purnama menyampaikan bahwa perburuan tersebut dilarang berdasarkan undang-undang. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar lebih memahami aturan yang ada, sehingga tidak perlu berurusan dengan hukum.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X