Hendak Melarikan Diri, Pelaku Penipuan Calon Jemaah Haji Ditangkap di Bandara

Kompas.com - 04/09/2019, 10:33 WIB
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. KOMPAS.com/Hendra CiptoBandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ahmad alias Mad (50) ditangkap Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan dan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar usai diduga melakukan penipuan dengan berkedok ibadah haji.

Ahmad ditangkap di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, ketika hendak meninggalkan Sulawesi Selatan, Senin (2/9/2019) kemarin. 

Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Arthenius mengungkapkan bahwa Ahmad diketahui pertama kali melakukan penipuan dan penggelapan setelah salah seorang warga dari Luwu Timur bernama Muliati (56) melaporkannya pada 31 Agustus 2019 lalu.

"Korban mengaku tertipu atas iming-iming pelaku untuk memberangkatkan dirinya beribadah haji di Tanah Suci Mekkah, pada 2017 lewat program haji plus. Dia mengalami kerugian sebesar Rp 336 juta yang dibayarkan secara bertahap," kata Arthenius, Selasa (3/9/2019).


Baca juga: Korban Penipuan Haji Disebut Bisa Berangkat karena Pakai Kuota Pejabat

Arthenius mengatakan bahwa korban menyetorkan uang kepada Ahmad dengan cara mengirim ke rekening bank sebanyak empat kali.

Tak hanya mengirim ke rekening Ahmad, korban yang juga merupakan pengusaha perkebunan mengirim biaya haji sebesar Rp 6 juta ke nomor rekening bank milik istri Ahmad, Selvina.

"Korban sempat mananti kabar dari Ahmad, sayang niat baik yang ditunggunya dari pelaku tak kunjung datang, hingga dirinya melaporkan kejadian tersebut di Mapolrestabes Makassar," kata Arthenius.

Menurut polisi, Ahmad berkenalan dengan korbannya sekitar Agustus 2017 lalu.

Saat itu, Ahmad mengaku memiliki bisnis travel di bidang haji dan umrah.

Korban kemudian tergiur dan mengirimkan uang beberapa kali dengan nilai total Rp 366 juta. Biaya yang dikirim sudah termasuk biaya empat keluarganya yang juga ingin berangkat haji.

Setelah menerima laporan, polisi lalu melakukan penyelidikan dan bertindak cepat setelah mengetahui keberadaan Ahmad. 

Ahmad diamankan polisi saat berada di ruang tunggu Bandara Sultan Hasanuddin. Pria asal Kabupaten Pinrang ini hendak meninggalkan Makassar dengan pesawat Lion Air.

Saat diamankan, polisi menyita barang bukti berupa lima buku paspor palsu yang diduga bakal diberikan kepada korban penipuan. 

"Pelaku diduga ingin melarikan diri ke Jakarta tapi beruntung kita bergerak cepat dan menggagalkan keberangkatannya," kata Arthenius.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X