Go-Jek Indonesia Sayangkan Aksi Unjuk Rasa Mitra Driver di Banda Aceh

Kompas.com - 03/09/2019, 21:24 WIB
Menyikapi kebijakan baru pemotongan bonus driver ojek online 50 persen dari sebelumnya  oleh PT.Gojek Indonesia, ratusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Sealsa (03/09/2019).  Dalam aksinya driver ojek online Aceh meminta Pemerintah Aceh dan DPRA  untuk ikut memperjuangkan bonus driver ojol Aceh tetap Rp 80 ribu perhari seperti tariff sebelumnya. Raja UmarMenyikapi kebijakan baru pemotongan bonus driver ojek online 50 persen dari sebelumnya oleh PT.Gojek Indonesia, ratusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Sealsa (03/09/2019). Dalam aksinya driver ojek online Aceh meminta Pemerintah Aceh dan DPRA untuk ikut memperjuangkan bonus driver ojol Aceh tetap Rp 80 ribu perhari seperti tariff sebelumnya.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Management  PT Go-Jek Indonesia menyayangkan adanya aksi demonstrasi pengemudi ojek online di Banda Aceh yang menolak pemberlakuan skema tarif  baru itu.

Padahal sebelumnya  PT Go-Jek Indonesia telah melakukan diskusi melalui kopi darat dengan pihak mitra di Banda Aceh minggu lalu.

“Kami selalu membuka ruang diskusi dua arah antara mitra pengemudi se-nusantara dan manajemen melalui Kopdar Mitra Go-Jek, tapi sangat disayangkan adanya aksi demonstrasi mitra driver di Banda Aceh tadi,” kata Teuku Parvinanda, Head of Regional Corporate Affairs PT Go-Jek Indonesia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Driver Ojek Online Aceh Unjuk Rasa Tolak Pemotongan Bonus

Menurut Teuku Parvinanda, PT Go-Jek Indonesia memberlakukan skema taif baru terhadap mitra driver ojek online itu sebagai bentuk  penyesuaian yang dilakukan perusahaan terhadap peraturan baru yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019, tarif dasar dan tarif minimum Go-Ride telah ditingkatkan dan berlaku sejak 2 September 2019 ini.

“Kebijakan itu untuk menjaga permintaan order dan keberlangsungan ekosistem Go-Jek,” katanya.

Menurut Teuku Parvinand, penyesuaian skema insentif juga dilakukan agar Go-Jek dapat terus melakukan berbagai inovasi, perbaikan sistem, standar pelayanan maupun mendorong berbagai kegiatan promosi. 

Baca juga: Mogok Massal Diikuti Ribuan Pengemudi Ojek Online

 

Hal itu dilakukan agar Go-Jek tetap menjadi platform pilihan konsumen sehingga dapat memastikan keberlangsungan pendapatan mitra driver ojol secara jangka panjang.

“Fokus kami pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada tarif dan insentif saja seperti yang dituntutkan dalam aksi demonstrasi tadi. Sejak awal, Go-Jek telah memiliki ragam inisiatif yang menjadikan mitra driver kami terdepan dalam kualitas,” katanya.

Sebelumnya, ratusan pengemudi ojek online berunjuk ras di kantor DPRA dan kantor Gubernur Aceh, Selasa (3/9/2019).

Mereka memprotes kebijakan PT Go-Jek Indonesia yang memotong bonus dari Rp 80.000 menjadi Rp 50.000 per hari.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Getarannya Terasa ke Pesisir Selatan

Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Getarannya Terasa ke Pesisir Selatan

Regional
Cuaca Panas, Warga Solo Diimbau Tidak Membakar Sampah

Cuaca Panas, Warga Solo Diimbau Tidak Membakar Sampah

Regional
Warga Diimbau Tak Dekati Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Warga Diimbau Tak Dekati Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Regional
Lereng Gunung Wilis Terbakar Diduga Ulah Pemburu Hewan Liar

Lereng Gunung Wilis Terbakar Diduga Ulah Pemburu Hewan Liar

Regional
Sandiaga Uno Prediksi Wagub DKI Akan Dilantik sebelum Akhir Tahun

Sandiaga Uno Prediksi Wagub DKI Akan Dilantik sebelum Akhir Tahun

Regional
'Kami Minum Air Kotor dan Bau, Pak Presiden Jokowi Tolong Bantu Kami'

"Kami Minum Air Kotor dan Bau, Pak Presiden Jokowi Tolong Bantu Kami"

Regional
Mengungkap Fakta Pembunuhan Sales Mobil, Bagi-bagi Uang Hasil Rampasan hingga Alasan Pelaku Kabur

Mengungkap Fakta Pembunuhan Sales Mobil, Bagi-bagi Uang Hasil Rampasan hingga Alasan Pelaku Kabur

Regional
Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X