Kompas.com - 03/09/2019, 20:26 WIB
Kepala Kantor Basarnas Ternate, Muhammad Arafah KOMPAS.com/YAMIN ABDUL HASANKepala Kantor Basarnas Ternate, Muhammad Arafah

TERNATE, KOMPAS.com - Tim dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Basarnas Pusat tiba di Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (03/09/2019).

Kedatangan mereka rencananya akan turut serta membantu pencarian kapal kargo MV. Nur Allya yang hilang kontak hampir dua pekan di perairan Halmahera, Maluku Utara.

Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah ketika dihubungi Kompas.com mengatakan, pencarian MV Nur Allya bersama KNKT akan dilakukan Rabu (04/09/2019) siang di lokasi pertama sinyal marabahaya yang dipancarkan MV Nur Allya di Kepulauan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.

“Pencarian besok dengan menggunakan Basarnas KN 237 Pandudewanata,” kata Muhammad Arafah melalui sambungan telepon, Selasa (03/09/2019).

Baca juga: Pencarian Kapal MV Nur Allya, Tim SAR Temukan Tumpahan Minyak

Pencarian Rabu besok merupakan hari terakhir setelah tim SAR gabungan dua kali melakukan perpanjangan. Pencarian pertama selama tujuh hari, kemudian diperpanjang tiga hari sebanyak dua kali.

Untuk perpanjangan yang ketiga atau dihentikan sementara pencarian kapal kargo yang memuat nikel dari pelabuhan Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah itu, Muhammad Arafah belum dapat memastikannya.

“Nanti kita lihat besok setelah dirapatkan, apakah diperpanjang atau bagaimana,” katanya.

Disinggung apakah, ada kemungkinan kapal dengan tujuan pulau Morosi, Sulawesi Tenggara itu dibajak atau tenggelam, Arafah kembali menegaskan bahwa pihaknya belum dapat berandai—andai karena selama ini belum keterangan dari 25 ABK ataupun bukti kuat lainnya.

Baca juga: Misteri 10 Hari Hilangnya Kapal Kargo MV Nur Allya di Perairan Maluku

Karena yang ditemukan tim SAR gabungan sejauh ini baru berupa life boat atau sekoci serta tumpahan minyak yang masih menunggu hasil uji laboratorium.

Kapal itu pertama kali mengirimkan sinyal marabahaya pada 23 Agustus 2019 pukul 20.45 WIT dan ditangkap oleh Satelit Cospas-Sarsat USA di koordinat 01°18’48.00?S / 128°38’24.00?T, dan telah diteruskan ke IDMCC (Indonesian Mission Control Centre) Basarnas Indonesia.

Beberapa hari kemudian, sinyal tersebut sempat terdeteksi di Kepulauan Buru, Maluku namun tim SAR gabungan belum juga mendapatkan tanda-tanda keberadaan kapal milik PT. Gurita Lintas Samudra itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.