Cegah Sabu Masuk dari Malaysia ke Batam, Ketua Polisi Johor Datangi Polda Kepri

Kompas.com - 03/09/2019, 18:58 WIB
Mencegah aksi kejahatan antar Negara, yakni Malaysia dan Indonesia yang kerap terjadi di perbatasan perairan Johor dan Batam. Polisi Johor Malaysia mendatangi Polda Kepri, Selasa (3/9/2019). KOMPAS.com/HADI MAULANAMencegah aksi kejahatan antar Negara, yakni Malaysia dan Indonesia yang kerap terjadi di perbatasan perairan Johor dan Batam. Polisi Johor Malaysia mendatangi Polda Kepri, Selasa (3/9/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Maraknya penyelundupan sabu dari Malaysia melalui perbatasan perairan Johor ke Batam membuat kepolisian dua negara ini gerah. 

Pada Selasa (3/9/2019), Polisi Diraja Malaysia Daerah Johor mendatangi Polda Kepri untuk membicarakan pencegahan penyelundupan sabu asal Malaysia. 

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk pertukaran informasi terkait dengan penanganan dan pencegahan kejahatan antarnegara.

Pertukaran informasi itu meliputi persoalan pekerja migran ilegal (PMI), narkotika dan perlindungan pekerja migran ilegal di Malaysia.

Baca juga: Perahu Bawa 59 Ton Bawang Asal Malaysia Dicegat, Saat Dibongkar Ada 25 Kg Sabu

"Dengan pertemuan ini setidaknya kejahatan antarnegara seperti pekerja migran Ilegal dan penyelundupan Narkotika bisa dicegah sedari dini," kata Andap di Mapolda Kepri, Selasa (3/9/2019).

Dalam pertemuan tersebut diharapkan kedua belah pihak dapat saling mendukung dan meningkatkan kerja sama dibidang penanganan kejahatan lintas negara.

Bahkan kedepan akan terus bersinergi di antara dua pihak.

"Kita sama-sama tahu bahwa narkotika yang masuk ke Indonesia rata-rata dari Malaysia, makanya ke depan akan diperketat pengawasannya di Malaysia," jelasnya.

"Sebaliknya di Indonesia, Khususnya Batam Polda Kepri akan memperketat pengawasan masuknya PMI ilegal dari Batam ke Malaysia," katanya menambahkan.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran Sabu asal Malaysia Seberat 26 Kilogram

Pengawasan pelabuhan tak resmi

Senada juga diungkapkan Ketua Polis Johor, Dato Mohd Kamarudin Bin MD. Dia mengatakan bahwa kesepakatan untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang penanganan Transnational Crime akan terus dilakukan.

Sama dengan Batam, Johor juga banyak pelabuhan tak resmi dan ke depan pelabuhan-pelabuhan itu akan terus dipantau dan dijaga ketat untuk menimalisir terjadinya kejahatan lintas negara, terutama narkotika.

"Terima kasih atas sambutan kami di sini, Mudah-mudahan silaturahmi ini dapat memperkuat dan meningkatkan kerja sama yang selama ini sudah di lakukan,"

Dato Mohd Kamarudin Bin MD juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya karena Polda Kepri selalu cepat dalam penanganan persoalan kriminal di Kepri.

Baca juga: Polri Benarkan Polisi Diraja Malaysia Tangkap WNI Terkait ISIS



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 15 Agustus 2020

Regional
3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

3 Pelajar Positif Covid-19, Kota Serang Tetap Buka Sekolah pada 18 Agustus

Regional
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!

Regional
Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Dapat Internet Gratis, Siswa Kurang Mampu Belajar di Markas Brimob

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2020

Regional
Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Kisah Hadi, Perutnya Membesar sejak Usia 1 Tahun hingga Sulit Berjalan

Regional
'Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam...'

"Pak, Tempat Kami Ada Sekolah Tatap Muka Diam-diam..."

Regional
'Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri'

"Memang Saya Putra Ibu Risma, kalau Direkomendasikan, Saya Akan Berdiri Sendiri"

Regional
Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Siap Maju di Pilkada Surabaya, Putra Sulung Yakin Dapat Restu Risma

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 15 Agustus 2020

Regional
6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

6 Guru Positif Covid-19 di Padang Panjang, Belajar Tatap Muka di 3 SMP Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X