Bangunan Sekolah Roboh di Lombok, Siswa Alami Trauma Akan Diliburkan

Kompas.com - 03/09/2019, 16:09 WIB
Situasi siswa pasca rubuh Dokumen guru Madrasah ibtidaiyah NW Desa Pringgerate, Lombok TengahSituasi siswa pasca rubuh

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdatul Wathan (NW) Desa Pringgerate, Lombok Tengah, yang bangunannya roboh akan meliburkan siswanya.

Hal tersebut lantaran para siswa masih mengalami trauma.

"Untuk beberapa hari ini, para siswa yang menjadi korban akan diliburkan untuk beberapa hari, karena mengingat kondisi anak-anak yang masih trauma," ujar Jalaluddin selaku Kepala Sekolah, Selasa (3/9/2019)

Menurut Jalal, setelah pulih dari trauma, para siswa nantinya akan digabungkan dengan kelas lainnya.

"Nanti rencananya, setelah para siswa pulih, kita akan tampung sementara dulu di kelas-kelas lainnya," sebut Jalal.

Baca juga: Sekolah Roboh, 6 Siswa Luka, Puluhan Sembunyi di Bawah Meja

Bangunan yang roboh tersebut dibangun pada 2012 lalu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, bangunan beratapkan asbes dengan tembok yang terbuat dari batako. Kemudian, tiangnya menggunakan pohon pinang.

Bangunan yang roboh menyebabkan 6 siswa mengalami luka-luka dan puluhan siswa lainnya berhasil selamat, karena bersembunyi di bawah meja.

"Korban sebanyak 6 siswa, ada yang mengalami luka-luka di kepala, dan ada yang mengalami patah kaki, selainnya alhamdulillah berhasil selamat karena bersembunyi di bawah meja" ujar Jalaluddin.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X